Home » HUKUM » Polisi Klaim Tak Punya Utang Kasus
Polisi Klaim Tak Punya Utang Kasus

Polisi Klaim Tak Punya Utang Kasus

SUKABUMI – Jajaran kepolisian Sukabumi Kota, pada tahun 2017 tidak memiliki utang dalam pengungkapan kasus di Kota Sukabumi sesuai yang ditargetkan pihak Mabel Polri. Pasalnya, setiap unit kesatuan sudah melakukan pengungkapan kasus minimal dua selama setahun.

Seperti halnya yang sudah dilakukan Satreskrim Polres Sukabumi Kota yang sudah berhasil mengungkap dua kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) di wilayah hukumnya.

“Hutang kasus, Alhamdulillah kita tidak punya. Karena, kita sudah berhasil mengungkap dua dugaan Tipikor di wilayah hukum kita,” ungkap Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Muhammad Devi Farsawan kepada Radar Sukabumi, Kamis (6/4/2017).

Menurut Devi, dua pengungkapan kasus yang dimaksud oleh pihaknya selama tahun 2017 itu. Yakni, yang pengungkapan kasus dugaan tipikor anggaran rutin BPBD tahun 2013 oleh mantan kepala harian BPBD dengan jumlah kerugian negera sebesar Rp263 serta dugaan Tipikot ADD/DD yang diduga dilakukan oleh Kades Sukaresmi Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi dengan jumlah kerugian sebesar Rp186 juta.

“Setiap tahun itu, kita ditarget untuk mengungkap minimal dua kasus dan kita sudah melakukannya. Termasuk dengan unit-unit yang lainnya juga sudah,” terangnya.

Meskipun kewajibannya sudah terpenuhi, kata Devi, akan tetapi pihaknya masih memiliki tugas yang belum terselesaikan. Lantaran menurutnya, masih adanya proses penyelidikan terhadap beberapa kasus yang sedang ditanganinya. Hanya saja, pihaknya masih neggan untuk merinci jumlah kasus yang sedang ditanganinya tersebut.

“Masih ada, seperti halnya kasus dugaan tipu gelap uang DP dan boking fee yang merugikan pedagang sebesar Rp6 miliar, itu juga PR kita ke depan. Mudah-mudahan, semuanya bisa kita selesaikan dengan cepat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Sukabumi, Wing Wing Suhendar mengatakan, meskipun pihak satreskrim serta yang lainnya sudah tidak memiliki utang kasus seperti yang dibebankan Mabes Polri kepada setiap satuan di Polres Sukabumi Kota. Akan tetapi menurutnya, semua itu tidak harus membuat pihak penyidik berleha-leha. Pasalnya, pihaknya menilai masih banyaknya kasus yang harus diungkap oleh pihak yang berwajib itu.

“Saya apresiasi sekali. tapi, jangan sampai membuat pihak penyidik menjadi santai. Karena, masyarakat munggu pengungkapan kasus-kasus yang lainnya,” terangnya.

Terutama, kata Wing Wing, mengenai pengungkapan kasus dugaan tipu gelap uang DP dan Boking fee yang banyak menyedot perhatian publik di wilayah Kota Sukabumi. Pasalnya, jumlah kerugian dugaan tipu gelap uang tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp6 miliar lebih.

Hal itu menurutnya yang harus menjadi sekala prioritas dalam pengungkapan kasus yang dilakukan oleh pihak penyidik Polres Sukabumi Kota.

“Kalau ini berhasil diungkap, ini prestasi yang sangat luar bisa bagi penyidik. Karena, jumlah kerugianya itu sangat besar sekali serta diduga banyak pihak yang terlibat. Semoga saja, dapat secepatnya terungkap,” katanya.

(Cr5/d)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Polisi Tertibkan 16 ‘Preman’

SUKABUMI – Jajaran Polres Sukabumi Kota menjaring sedikitnya 16 pemuda di lingkungan Kota Sukabumi, Selasa ...