Home » BERITA » Pelanggan PLN Repling Sah
PELAYANAN: Kantor PLN Area Sukabumi di Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi.

Pelanggan PLN Repling Sah

SUKABUMI – Manajer PT PLN Area Sukabumi, Putu Eka Astawa tak mau disalahkan soal maraknya pedagang kaki lima (PKL) yang mendapatkan saluran listrik, lewat repling (mencolok listrik).

Para pencari nafkah itu repling kepada pelanggan resmi PLN Area Sukabumi. Namun, Putu menilai, hal itu tidaklah menjadi tanggung jawab pihak PLN Area Sukabumi. Lantaran, kewajiban dari pihak PLN menyalurkan jaringan listrik sampai kepada meteran pelanggan.

“Mengenai pemanfaatan listriknya, akan disalurkan kepada siapa pun itu menjadi hak dan tanggung jawab dari pelanggan PLN tersebut. Domain PLN Area Sukabumi itu hanya dari jaringan sampai ke meteran (pelanggan, red),” ungkap Putu kepada Radar Sukabumi, kemarin (5/1).
Dijelaskan Putu, pihaknya tidak bisa berbuat banyak mengenai pemanfaatan listrik yang sudah digunakan oleh masyarakat. Kendati demikian, pihaknya sudah dan akan selalu mengimbau kepada setiap pelanggannya untuk memanfaatkan listrik dengan sebaik-baiknya dan digunakan dengan bijaksana.

Pasalnya, setelah jaringan listrik tersebut sampai kepada pemohon atau kepada pelanggan PLN di wilayah Sukabumi, itu menjadi tanggung jawab pelanggan.

“Setelah sampai ke masyarakat, itu mau dibuat untuk apa, mau dipakai untuk apa itu terserah dan hak pelanggan. Kita tidak bisa melarangnya,” terangnya.

Ia mencontohkan dengan sederhana, yaitu seperti penjual mainan untuk masyarakat di wilayah Kota Sukabumi. Setelah mainan tersebut dibeli oleh masyarakat, itu menjadi tanggung jawab pembelinya akan digunakan seperti apa. Begitu juga dengan jaringan listrik yang sudah sampai kepada para pelanggan tersebut.
“Jadi tidak ada hubungannya dengan kita. Masa orang itu sudah beli mainan tersebut dipinjamkan lalu hilang serta yang disalahkan penjualnya. Kan tidak seperti itu kan,” paparnya.
Mengenai penertiban PKL yang melakukan repling atau mencolok listrik kepada pelanggan PLN yang dinilai melanggar oleh pemerintah, kata Putu, pihaknya akan mendukung tindakan seperti apa pun yang akan dilakukan pemerintah mengenai dengan penertiban PKL tersebut. Akan tetapi, berdasarkan aturan di PLN, soal penggunaan listrik tetap saja menjadi hak pelanggan tersebut yang tidak dapat diganggu gugat pihak manapun.

“Jika pemerintah setempat akan melakukan penertiban. PLN akan berada di belakang pemerintah. Termasuk saat melakukan eksekusinya,” katanya.

Lantaran, kata Putu, pihaknya tidak dapat mengeluarkan sanksi seperti apa pun kepada pelanggan PLN yang tidak merusak jaringan listrik atau peralatan kelistrikan yang dimiliki oleh PLN Area Sukabumi.

Termasuk, pihaknya tidak dapat mencabut jaringan listrik kepada pelanggan yang memberikan repling atau colokan listrik kepada para PKL yang berada di Sukabumi.

Lantaran, pihaknya sangat menghargai hak dan kewajiban konsumen yang masih dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh setaip pelanggan yang berada di Sukabumi.
“Kita tidak bisa melakukan itu, selama meterannya tidak diutak-atik atau tidak ada pelanggaran. Kalau ada pelanggaran, baru kita bisa menindaknya,” paparnya.(cr5/d)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pemilik Gudang di Perumahan Minta Maaf

SUKABUMI – Pemilik gudang sembako yang berlokasi di Perumahan Cibeureum Permai 1, Kelurahan Cibereum Hilir, Kecamatan ...