Home » HUKUM » Pungli di Terminal, Sepuluh Orang Digiring
OPERASI PEKAT: Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Kompol Sulaeman Salim didampingi jajarannya saat memeriksa kelengkapan berkendara para sopir di sekitar Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Jalan Lingkar Selatan Kota Sukabumi, rabu (4/1).

Pungli di Terminal, Sepuluh Orang Digiring

BAROS – Beroperasinya terminal baru di Jalan Lingkar Selatan yakni Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Kota Sukabumi, tak membuat Pak Ogah atau para pemungut liar (pungli) lenyap.

Justru, kehadiran terminal yang masih terlihat sepi ini menjadi ladang orang-orang tak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan pribadi. Kerap mendapatkan laporan tersebut, jajaran Polres Sukabumi mengamankan sepuluh orang yang diduga kuat kerap melakukan pungli di lingkungan terminal tersebut.

Operasi penyakit masyarakat (pekat) pada pukul 12.30 WIB tersebut, polisi menggandeng Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi. Selain itu, polisi juga mengamankan lima angkutan umum yang tidak dilengkapi surat-surat.
Pantauan Radar Sukabumi, para petugas gabungan tersebut menyisir sejumlah lokasi yang teridentifikasi kerap terjadi aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

“Ada lima unit kendaraan angkutan umum saat kita periksa sopir tidak mampu menunjukkan kelengkapan suratnya. Kita juga mengamankan sepuluh orang yang sering meminta pungutan liar, mayoritas mereka berprofesi sebagai juru parkir liar,” ujar Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Kompol Sulaeman Salim kepada sejumlah awak media, kemarin (4/1).

Dikatakan Sulaeman, operasi ini dilakukan di sepanjang Jalur Lingkar Selatan Terminal KH Sanusi hingga sepanjang Jalur Cibolang, Cisaat Kabupaten Sukabumi.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk langkah dari jajaran Polres Sukabumi Kota untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Banyak dari warga yang merasa tidak nyaman karena banyaknya aksi premanisme di terminal baru ini. Operasi ini sudah menjadi tugas kita, makanya selain mengamankan adanya pungli kepada para pengendara, kita juga tertibkan kendaraan-kendaraan yang selama ini sulit untuk diatur,” tegasnya.

Barang bukti bersama kesepuluh orang tersangka kini sudah diamankan di Mako Polres Sukabumi Kota untuk dimintai keterangan menjalani proses selanjutnya.

“Operasi ini akan terus kita laksanakan secara rutin untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” pungkasnya. (wdy/t)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Mantan Ketua Hanura Tersangka, Polisi Janji Pekan Ini Dilimpahkan ke Kejaksaan

SUKABUMI – Laporan penganiayaan yang dilakukan Ketua Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Sukabumi, ...