Home » POLITIK » PAN Tuding Rotasi Jabatan, Kumpulkan Kekuatan Pilkada 2018
Faizal Anwar Bagindo

PAN Tuding Rotasi Jabatan, Kumpulkan Kekuatan Pilkada 2018

CIKOLE – Rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi sebanyak 705 orang nampaknya mendapatkan kritikan dari Anggota DPRD Kota Sukabumi, Faisal Anwar Bagindo.

Kendati dalam sambutan Wali Kota Sukabumi, M Muraz menegaskan, rotasi dan mutasi ini jangan dikaitkan dengan timses. Namun Faisal menilai dan memerhatikan, ada beberapa orang yang dipindahkan tanpa melihat take record pejabat tersebut. Salah satunya, seorang pejabat digeser dari tempatnya semula tapi tidak dinaikkan jabatannya.

“Ada beberapa orang yang dipindahkan tanpa diberikan promosi, hanya digeser saja,” ungkapnya.

Padahal, lanjut Faisal, orang tersebut memiliki kompetensi yang sangat bagus, dia sudah mengantongi pegawai teladan se-Jawa Barat. Namun karena menilai bahwa dirinya merupakan bukan pendukung M Muraz di masa pilkada, lalu akhirnya hanya digeser saja. Juga ada beberapa orang yang dipromosikan, tapi nampaknya belum sesuai dengan kemampuan yang ditempatkannya. Sehingga, ia menilai, rotasi dan mutasi itu untuk mengumpulkan kekuatan menjelang pilkada 2018.

“Ini akan menjadikan preseden buruk untuk para PNS di lingkungan Kota Sukabumi,” jelasnya,

Menurut Faisal yang juga Ketua DPD PAN Kota Sukabumi, saat ini opini masyarakat terutama pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi berkembang bahwa ingin naik status jabatan harus dekat dengan pemilik kebijakan. Yakni dengan Muraz sebagai orang nomor satu di Kota Sukabumi.

“Ada istilah di kalangan PNS, kita kerja untuk masyarakat habis-habisan tapi kalau tidak dekat dengan pemegang kebijakan tidak akan dilihat. Nah hal seperti itu akan melemahkan semangat para PNS, hancur sudah independensi PNS,” kritiknya.

Faisal juga menilai secara keseluruhan, bahwa rotasi dan mutasi di eselon III dan IV tidak sesuai dengan kompetensi mereka. Namun untuk di pelantikan eselon II, Faisal menganggap sudah bagus, untuk penyegaran dan penyempurnaan kinerja di bawah kepemimpinan M Muraz.
“Terutama dalam pengelolaan keuangan, sangat tepat mengangkat kembali Dida Sembada menjabat pengelolaan keuangan. Dirinya memahami betul karakteristik kepagawaian, begitu juga dirinya sudah pernah menjabat sebagai pemeriksa dan juga pelaksanan. Jadi sudah mengetahui dan selaras dengan kemampuannya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Sukabumi membantah bahwa penyusunan rotasi dan mutasi ini membuat rezim baru menjelang pemilukada mendatang. Semuanya ini hasil dari proses seleksi administrasi serta hasil penilaian yang telah dilakukan secara profesional.
“Rotasi dan mutasi ini, ya hasil fit and proper test, sesuai dengan aturan aparatur sipil negara (ASN),” tegasnya.
Muraz menegaskan kembali bahwa perubahan ini bukan kepentingan pilkada, tapi memang amanat UU 23 Nomor 9 tentang Perubahan Perangkat Daerah. Jika kepentingan pribadi itu muncul, akibatnya akan merusak tatanan pengelolaan pemerintahan yang baik di lingkungan Kota Sukabumi.

“Jadi, saya tegaskan para pejabat yang dilantik ini semuanya memiliki kualitas di bidangnya masing-masing,” pungkasnya. (bal/t)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

DPO Tersangka Pasar Pelita Tak Jelas

SUKABUMI – Pasca Kuasa Direksi PT Anugrah Kencana Abadi (AKA) Ir ditetapkan sebagai tersangka atas ...