Home » BERITA » Cabai Rawit Naik, Pedagang Merengek
SEPI: Pedagang komoditas sayuran sedang menunggu konsumen di Pasar Gudang, Selasa (27/12). FOTO: IKBAL/RADARSUKABUMI

Cabai Rawit Naik, Pedagang Merengek

CIKOLE – Kondisi cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini nampaknya berdampak kepada kenaikan harga komoditas sayuran dan lauk pauk di pasar Kota Sukabumi.

Kenaikan harga yang paling menonjol pada komoditas sayur mayur yakni cabai rawit, kenaikannya sekitar Rp10 ribu per kilogram, dari Rp60 ribu menjadi Rp70 ribu per kilogram. Tentu saja dengan melonjaknya harga tersebut, membuat para pedagang nasi menjerit.

“Ya, mau gimana lagi harga cabai rawit terus merangkak naik. Sementara bagi kami, cabai itu komoditas yang sering dibutuhkan dalam mengolah masakan. Apalagi pembeli kan sukanya masakan yang pedas,” ujar salah seorang penjual nasi, Titin Sulatri, Selasa (27/12/2016).

Harga cabai rawit yang terus naik, membuat para pedagang nasi memutar otak untuk menyediakan hidangan masakannya. Kebanyakan masakan yang menggunakan bahan cabai rawit banyak ragamnya.

“Harga masakan mau dinaikkan, takutnya nanti pelanggan kabur. Kalau tidak dinaikkan kita merugi. Ya mudah-mudahan saja ini hanya berlangsung sebentar,” katanya.

Tak hanya itu, komoditas lauk pauk juga mengalami kenaikan namun tidak terlalu besar. Seperti ayam dan telur. Paling naiknya hanya sekitar Rp1.000 sampai Rp2.000 saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Hati-hati Catut Nama Walikota

CIKOLEĀ – Walikota Sukabumi, M Muraz menegaskan kepada seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk berhati-hati ...