Home » PEMERINTAH KAB SUKABUMI » 60 Persen Asseptor Pilih KB Suntik
KOMPAK: Foto Bersama : Jajaran DPPKB Kabupaten Sukabumi foto bersama dengan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.

60 Persen Asseptor Pilih KB Suntik

CISOLOK – Beragam alat kontrasepsi yang disiapkan pemerintah bagi Asseptor (Penerima Program KB,red) di Kabupaten Sukabumi semakin diterima di masyarakat. Hal itu menunjukan sudah hilangnya terhadap mitos masyarakat terhadap kontrasepsi. Bahkan, dari 357 ribu Asseptor yang menjadi target pemerintah Kabupaten Sukabumi 347 ribu diantaranya sudah menggunakan kontrasepsi dan 60 persennya diantaranya menggunakan KB Suntik.

Kadis DPPKB Kabupaten Sukabumi, Aisyah menjelaskan, meningkatnya kecendrungan Asseptor  di Kabupaten Sukabumi dalam menggunakan program keluarga berencana tentu sudah menjadi harapan besar pemerintah. Dimana, mayoritas yang menjadi pilihan asseptor lebih memiliki kencendrungan menggunakan pola suntik dibandingkan dengan pola seperti minum pil, Implan, Ayudi, dan MOP. “60 persen Suntik memang yang menjadi pilihan, 20 persen pil dan sisanya Implan Ayudi dan MOP 20 persen,” paparnya kepada Radar Sukabumi, kemarin (18/5).

Pilihan KB suntik, diakui Aisyah dimungkinkan karena biaya tergolong mudah dan bahkan lebih murah. Dibandingkan dengan pola penggunaan kontrasepsi lainnya. Meski begitu, Aisyah tidak menampik penggunaan suntik akan kembali diturunkan oleh pemerintah. Hal ini, mengingat pola suntik lebih rawan terkena DO atau rawan berhenti bagi asseptor. “Meski sekarang lebih banyak pakai suntik, tapi kita akan programkan untuk penggunaanya diturunkan,” tambahnya.

Rencana pergantian sendiri, menurut Aisyah akan dicoba menggunakan pola implan, ayudi, maupun MOP. Pola itu, dipilih karena dinilai sangat tepat dan tidak rawan DO. “Sesuai program MKPJ pemerintah pusat sekarang merekomendasikan Implan, untuk asseptor karena untuk pola ini bisa dipasang ditangan selama tiga tahun tanpa lepas,” terangnya.

Meski begitu, untuk rencana selanjutnya daerah masih tetap menunggu dorongan pusat. Sehingga nanti jika sudah berjalan pola implan dan yang lainnya akan terus digulirkan. “Nanti kita gulirkan lebih gencar. Sekarang masih menunggu pusat dulu,” pungkasnya. (cr10/t)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Jelang Idul Fitri, Satpol PP Persiapkan Anggota

SUKABUMI – Memasuki pekan penyelenggaraan perayaan Idul Fitr 1438 Hijriyah. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol ...