Home » BERITA » Kebakaran Hanguskan Ruko dan Pemukiman, Didua Kecamatan Berbeda
LUDES TERBAKAR : Kondisi dua unit ruko di Kampung Ciranjang, RT 4/1, Desa Cikarangesan, Kecamatan Jampangkulon, hangus terbakar di lalap si jago merah, Selasa (16/5).

Kebakaran Hanguskan Ruko dan Pemukiman, Didua Kecamatan Berbeda

WARUNGKIARA– Sebanyak Tiga rumah di Kampung Ubrug RT 01/10 Desa Ubrug Kecamatan Warungkiara dilalap si Jago Merah sekitar pukul 10.30 WIB kemarin (16/5).

Kebakaran itu diduga lantaran pemilik rumah lupa mematikan kompor setelah memasak. Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.

Informasi yang dihimpun, kejadian itu pertama kali diketahui oleh Ketua RW, Endang Abdullah (65) yang curiga dengan bau barang terbakar di dalam rumah Emi Widarsih (50).

Setelah sang pemilik diberitahu, pemilik langsung beranjak menuju dapur yang kebetulan tengah memasak dan sempat ditinggalkan.

“Pas ke dapur, bu Emi kaget melihat api yang mulai membesar di atas wajan. Ia langsung mencabut selang tabung gas dan menyiram kobaran api,” ujar Endang Abdullah kepada Radar Sukabumi.
Parahnya, saat api dirinya menyirami amukan si jago merah itu, Api bukannya padam malah semakin membesar dan langsung menjalar ke atap rumah dan merembet ke rumah lainnya yang diketahui diisi oleh 12 jiwa.

“Karena tak kunjung padam, akhirnya Bu Emi berteriak dan minta tolong kepada tetangga. Tak lama dari situ, warga langsung berdatangan membantu memadamkan api,” akunya.

Diakui Endang, amukan si jago merah hanya bertahan 20 menit. Warga yang gotong royong memadamkan api dengan alat seadanya.

Memang kebetulan, lokasi kebakaran dengan sumber air jaraknya tidak jauh. Sehingga, dengan cepat api dipadamkan.

“Kami laporan juga ke Pemadam Kebakaran, tapi datangnya lambat. Satu unit pemadam kebakaran datang setelah api berhasil dipadamkan,” tambahnya.

Sementara itu dihari yang sama dua rumah toko (Ruko) kelentong di Kampung Ciranjang, RT 4/1, Desa Cikarangesan Kecamatan Jampangkulon pun hangus terbakar setelah di lalap si jago merah.

Kali ini api diduga dari korsleting arus listrik yang mengenai barang mudah terbakar dan menyambar ruko bensin eceran.

Kepala Pusat Pengendali dan Operasi (KapusdalOps) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Yana Rusyana mengaku disibukian dengan laporan dua kejadian kebakaran yang berbeda wilayah. Namun hal itu tidak menjadi kendala, sebab kesigapan petugas dilapangan serta koordinasi warga sangat baik, sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

“Namun dari kedua peristiwa itu mengalami kerugian sebesar Rp 50 juta,” ujar Yana.
Ia menghimbau kepada warga agar selalu waspada terhadap peristiwa kebakaran. Karena bencana tersebut kapanpun bisa terjadi.

“Kami anjurkan terhadap warga¬† agar selalu waspada dan selalu berhati-hati sebelum meninggalkan rumah pada siang hari maupun sebelum beristirahat malam.Kejadian ini menjadi pelajaran buat kita semua, agar selalu waspada dan selalu hati-hati sebelum tidur. Selalu mengecek api dapur dan mematikan listrik yang tidak dipakai. Sehingga peritiwa ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.

(ren/cr13/e)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Warga Padabeunghar Geruduk Kantor Desa, Minta Kejelasan Soal Kerusakan Jalan

JAMAPANGTENGAH – Puluhan warga Desa Padabeunghar Kecamatan Jampangtengah, berbondong-bondong mendatangi Gedung Desa Padabeunghar, Selasa (23/5). ...