Home » BERITA » Diterjang Banjir Bandang, Curug Sawer Porak Poranda
TERLUKA : Dua korban yang menjalani perawatan pasca bencana alam yang menimpa tempat wisata Curug Sawer.

Diterjang Banjir Bandang, Curug Sawer Porak Poranda

SUKABUMI – Tempat wisata Curug Sawer di Kampung Cikareo Kecamatan Parakansalak porak poranda akibat amukan banjir bandang pada Selasa (25/04) sekitar pukul 21.00 WIB. Akibat amukan itu, dua orang karyawan terpaksa dilarikan ke BLUD RSU Sekarwangi lantaran mengalami luka cukup parah.

Informasi yang dihimpun, sebelum banjir bandang menerjang, hujan deras di sertai angin kencang melanda kawasan itu. Beruntung, saat kejadian kondisi lokasi tengah dalam sepi dari pengunjung.

Dari lokasi kejadian, sejumlah sarana wisata rusak parah. Seperti kolam renang yang jebol, fasilitas yang roboh dan dua unit kendaraan rusak parah. Diduga, kerugian akibat bencana alam ini mencapai ratusan juta rupiah.

Sementara itu, dua karyawan yang menjadi korban dalam insiden ini adalah Ali (37) warga Kampung Cihandeuleum RT 05/06 Desa/Kecamatan Cidahu dan Dandi Saputra (16) asal Kampung Cikarang RT 02/05 Desa/Kecamatan Cidahu. Diantara dua orang itu, Ali mengalami luka parah di bagian kepala dan langsung dirujuk ke BLUD RSU Syamsudin Kota Sukabumi.

Di tengah rasa sakitnya, Dandi Saputra mengatakan, saat kejadian, ia dan Ali tengah duduk sambil minum kopi di salah satu bangunan Curug Sawer. Saat itu, kondisi cuaca tengah hujan deras.

“Seingat saya, air tiba-tiba membesar dari kolam renang dan menyeret kami berdua ke bawah. Luapan air itu karena hujan deras,” singkat Dandi yang tergolek lemas di ruang Aisyah Dalam RSU Sekarwangi.

Sementara itu, Humas BLUD RSU Sekarwangi, Ramdansyah mengatakan, kedua korban masuk ke Sekarwangi sekitar pukul 01.00 Rabu (26/04) dini hari. Keduanya langsung mendapatkan penanganan medis dari rumah sakit di IGD.

“Hasil observasi tim medis, Dandi hanya mengalami luka ringan dibagian kaki dan punggung saja. Sementara Ali, harus dirujuk ke RSUD R Syamsudin Kota Sukabumi karena khawatir ada luka dalam dibagian kepala,” bebernya.

Dihubungi secara terpisah, pemilik tempat wisata Curug Sawer, Rudi Hermawan mengaku, saat kejadian itu, ada empat karyawan yang tengah bertugas. Malam itu hujan turun sejak sore hingga malam hari. Volume air dari gunung Pasiripis meningkat dan merangsak masuk ke tempat wisata disertai lumpur.

“Iya betul, dua orang karyawan luka-luka dan dua orang lainnya selamat. Karena pada malam kejadian, ada empat karyawan yang tengah bertugas. Ini bukan longsor, melainkan banjir bandang,” timpalnya.

Akibat dari kejadian itu, pria yang berprofesi sebagai advokat itu mengaku mengalami kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah. Namun, ia masih beruntung lantaran kejadian nahas itu tidak sampai memakan korban jiwa. “Untuk karyawan yang saat ini dirawat, semua biaya akan kami tanggung,” singkatnya.

(ren)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Warga Padabeunghar Geruduk Kantor Desa, Minta Kejelasan Soal Kerusakan Jalan

JAMAPANGTENGAH – Puluhan warga Desa Padabeunghar Kecamatan Jampangtengah, berbondong-bondong mendatangi Gedung Desa Padabeunghar, Selasa (23/5). ...