Home » KRIMINAL » Polisi Amankan Pekerja Leasing
SEMENTARA ITU FOTO: USMAN/RADARSUKABUMI OTT: Sejumlah kawanan leasing berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Polisi Amankan Pekerja Leasing

PALABUHANRATU – Jajaran kepolisian Polsek Palabuhanratu melakukan tangkap tangan eksternal leasing yang sedang menarik motor konsumennya di Jalan Otista Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu.

Hal itu guna meminimalisir adanya dugaan pengambilan sepihak dan berpotensi menimbulkan kericuhan.

“Kita tidak akan biarkan leasing atau eksternal mengambil motor konsumennya di tengah jalan,” tegas Kapolsek Palabuhanratu, Kompol Bambang Iswanto kepada Radar Sukabumi.

Diungkapkan Bambang, penarikan motor yang dilakukan oleh leasing atau eksternal tersebut sudah jelas aturannya, tidak bisa ditarik sembarangan apalagi sampai diserempet di tengah jalan.

“Itu begal namanya, saya akan tindak yang seperti itu,” jelasnya.

Ia pun berpesan, bagi masyarakat yang memiliki urusan dengan kreditan motor, bisa diselesaikan dengan baik melalui pihak yang legal.

Adapun jika terjadi perampasan sepihak, agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

“Kita akan kejar langsung eksternal tersebut. Jadi kalau masyarakat motornya ditarik jangan diberikan dulu, tapi laporkan dulu kepada kami, kita akan tangkap,” tegasnya.

Sementara, salah seorang warga Kampung Bantargadung RT 03/05 Desa/Kecamatan Bantargadung, Adnan (19) mengapresiasi pihak kepolisian yang bertindak cepat.

“Motor saya jadi kembali lagi, tadi dirampas di tengah jalan oleh eksternal ini,” jelas Adnan.

Perampasan motor tersebut, berawal dari Adnan yang hendak menjenguk saudaranya ke RSUD Palabuhanratu, namun saat di Alun-alun Palabuhanratu, ada enam orang yang menghampirinya dan mengatakan akan mengambil motor Mio Z F 6325 RZ miliknya tersebut.

Adnan tidak memberikan motor tersebut, namun eksternal yang mengaku dari Bogor itu menawarkan akan mengantarkan ke rumah sakit dan motornya akan dibawa ke kantor.

“Tapi ternyata bohong, motor tersebut dibawa ke Perum Taman Sari, bukannya ke kantor leasing bersangkutan. Saya langsung telepon teman saya saja dan kantor polisi,” jelasnya.

Motor Adnan pun diserahkan kembali pihak leasing setelah sebelumnya diambil oleh anggota kepolisian.

Adapun dua orang eksternal yang berhasil diamankan pihak kepolisian sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan.

Sementara itu, Ketua BMI Kabupaten Sukabumi, Firman Hidayat menegaskan, pasca penangkapan dua orang eksternal tersebut, banyak ormas yang mendadak menyambangi kantor kepolisian.

“Saya memantau langsung, mereka meminta anggota kepolisian melepaskan dua eksternal tersebut, itu kan aneh,” jelas Firman.

Seyogyanya, organisasi kemasyarakatan berada di tengah-tengah masyarakat membela yang benar, bukan membela orang yang dianggap melakukan tindakan melawan hukum.

Ditambah, masyarakat sedang kebingungan dengan tindakan kepolisian yang sejauh ini dianggap ngomong doang.

“Sekarang polisi sudah menindak tegas, kenapa ada ormas yang blintat blintut tidak jelas seperti itu,” tegasnya.

Dirinya berharap, tindakan tegas pihak kepolisian harus tetap dilakukan tanpa adanya intervensi pihak lain apalagi ormas.

“Kecuali kalau pihak kepolisian mau hilang kepercayaan dari masyarakat,” pungkasnya.

(cr3/d)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Ketahuan Maling JA Dibogem Warga

CIKAKAK – Seorang pelaku pencurian berinisial JA (32) babak belur dihajar warga hingga tak sadarkan ...