Berita Terkini
Home » POLITIK » Didepak Hanura, Hendrawan ke Golkar
DISAMBUT: Mantan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Hendrawan (baju putih) berjabat tangan dengan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Asep Heryanto.

Didepak Hanura, Hendrawan ke Golkar

SUKABUMI – Setelah didepak Partai Hanura, Hendrawan langsung banting setir. Mantan Anggota DPRD dua periode dari Fraksi Hanura ini menyatakan diri masuk menjadi kader Partai Golongan Karya (Golkar).

Ditemani Ketua BPD Desa Balekambang Kecamatan Nagrak, Atang Kusnida, ia menyambangi Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi di Jalan Suryakencana, Kota Sukabumi, dan diterima Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Asep Heryanto, kamis (2/2/2017). Ia di-PAW (pergantian antar waktu) oleh Cecep Arifin, belum lama ini.

Aheng sapaan akrab Hendrawan menjelaskan, kepindahannya ke Partai Golkar lantaran dirinya sudah benar-benar melepaskan diri dari Partai besutan Wiranto.

Kenapa tidak memilih partai lain, ia menilai, Hanura merupakan partai pecahan dari Golkar.

Sehingga ia bergabung ke induk partai sebelumnya yang mengantarkan dirinya duduk di legislatif.

Selain itu, ia memiliki komunikasi aktif dengan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Marwan Hamami berikut dengan sekretarisnya, Agus Mulyadi.

Dengan bergabungnya ke Partai Golkar, Aheng tentu masih ingin berkiprah di legislatif. Terlebih, pemilihan anggota legislatif (pileg) 2019 menurutnya, bukanlah waktu yang lama.

“Saat ini saya bergabung ke Partai Golkar, tentu dengan komitmen saya akan membesarkan Golkar. Apalagi saya sakit hati ke Partai Hanura, tentu kerja saya akan lebih kencang dibanding dulu,” terangnya.

Aheng merupakan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Hanura dua periode dengan dapil yang berbeda. Yakni dari daerah pemilihan (dapil) VI dan dapil V.

Kendati berbeda dapil, bahkan dari tiga incumbent, hanya Aheng yang bisa mempertahankan kursi di legislatif.

“Tentu niat saya bergabung, membesarkan partai itu salah satunya dengan kesiapan maju di pileg mendatang. Soal kapasitas saya kan bisa dilihat dari track record. Namun, saya menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua DPD Partai Golkar,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Asep Heryanto menyebutkan, ia mendapatkan tugas dari Ketua dan Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi untuk menerima Hendrawan menjadi kader Golkar.

“Saya hanya mendapatkan tugas saja untuk menerimanya,” kata Asep.

Ditanya apakah menjadi ancaman bagi dirinya lantaran diprediksi jika maju di pileg 2019 sama-sama di dapil V? Asep pun tak mau membahasnya soal pileg.

Lantaran menurutnya, pileg waktunya masuh jauh. Ia hanya mendapatkan mandat untuk menerimanya saja.

“Partai Golkar kan partai terbuka, jadi bagi siapa saja boleh bergabung. Asalkan mengikuti mekanisme aturan AD/ART partai dan yang lainnya,” bebernya.

Ia juga meminta Aheng agar bisa membesarkan partai. Namun ia menilai, Aheng belum tentu bisa dicalonkan di Golkar.

“Apalagi kan dia masih baru. Makanya saya belum mau membahas itu karena masih terlalu lama,” bebernya.

(ryl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Partai Idaman Mulai Berbenah

CISAAT – Dinyatakan lolos verifikasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) 15 Desember 2016 lalu, Partai ...