Berita Terkini
Home » UTAMA » SCG Kembali Didemo Warga
FOTO: SUBHAN/RADARSUKABUMI DIPASANG: Sejumlah warga membentangkan spanduk bertuliskan sindiran di pelataran perusahaan SCG, senin (30/1/2017).

SCG Kembali Didemo Warga

SUKABUMI – Upaya pengawalan terkait pemecatan belasan karyawan rekanan Siam Cement Group (SCG) secara sepihak, sejumlah massa yang mengatasnamakan Aliansi Putra Daerah Sukabumi (Apdek) kembali melakukan aksinya.

Kali ini, organisasi dari gabungan Forum 7, Pandawa 16, DPC F-Hukatan KSBSI, Laskar Merah Putih, FKPPI ini membentangkan spanduk panjang di depan pabrik SCG di Jalan PelabuhanII Kecamatan Gunungguruh.

Hal itu dilakukan sebagai kritik, sekaligus bukti kepedulian organisasi terhadap nasib karyawan yang telah dikeluarkan secara sepihak. Pemasangan spanduk yang bertuliskan

“Kami Siap Menindak Pelanggar Amdal” juga dinilai sebagai upaya untuk mendorong perusahaan PT SCG melaksankan amdal.

Koordinator Apdek, Syihabudin menjelaskan, dalam aksinya kali ini massa menginginkan ada upaya dari perusahaan untuk tetap memerhatikan komitmen yang sebelumnya telah disepakati yakni karyawan yang telah dikeluarkan secara sepihak harus kembali bekerja.

“Dengan ini kami Apdek melakukan pemasangan spanduk di area PT Semen Jawa dengan tujuan agar semua perusahaan outsourcing yang berada di ruang lingkup PT Semen Jawa dapat menghormati serta menjalankan segala hal-hal yang dimuat dalam amdal,” paparnya kepada Radar Sukabumi, seninĀ (30/1/2017).

Menurut Syihabudin, pengawasan yang dilakukan dengan membentangkan spanduk seperti sekarang, dinilai tepat.

Mengingat, upaya ini bisa langsung diketahui oleh masyarakat secara luas terutama menyangkut masalah amdal perusahaan.

“Kami akan terus mengawasi terutama menyangkut rekrutmen tenaga kerja. Sebab, sebelum perusahaan ini berdiri, pihak manajamen PT SCG sudah berkomitmen dengan warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi perusahaan. Intinya kami menuntut janji itu,” bebernya.

Masih kata Syihabudin, fakta di lapangan, secara jelas komitmen perusahaan dalam memperjuangkan masyarakat lokal jauh dari harapan selama ini.

Di mana sebagai catatan perusahaan rekanan contohnya diambil dari luar daerah begitupun karyawannya.

“Dari 15 perusahaan yang bekerja sama dengan PT SCG, hanya ada dua perusahaan yang berasal dari putra daerah Sukabumi yang bekerja sebagai rekanan PT SCG,” terangnya.

Sehingga, lanjut Syihabudin, upaya Apdek bersama dengan warga yang terdampak langsung dari PT SCG seperti warga Desa Sirnaresmi dan Desa Kebonmanggu Kecamatan Gunungguruh, Desa Tanjungsari Kecamatan Jampangtengah dan Desa Wangunreja, Desa Sukamaju Kecamatan Nyalindung turut serta memasang spanduk di depan pintu gerbang PT SCG.

“Dengan kebersamaan semua pihak yang telah dirugikan, minimal ada dorongan tersendiri dari PT SCG untuk menjalankan amdal sesuai dengan aturan yang berlaku. Begitu pun sebaliknya, bagi perusahaan outsourcing yang bekerja sebagai rekanan dari PT SCG agar tidak mempekerjakan semena-mena terhadap pekerja, khususnya dari putra daerah,” tukasnya.

(cr10/t)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Cegah Rabies, Ratusan Anjing Divaksin

CIKEMBAR – Mencegah menyebarnya virus rabies pasca penyerangan anjing liar di Desa Kertaraharja dan Desa ...