Home » UTAMA » Sudah Sulit, Harga Cabai pun Semakin Pedas
FOTO : UJANGHERLAN/RADARSUKABUMI CABAI: Salah satu pedagang yang merasakan kelangkaan cabai di Pasar Semi Modern Cisaat, senin (28/12).

Sudah Sulit, Harga Cabai pun Semakin Pedas

FOTO : UJANGHERLAN/RADARSUKABUMI CABAI: Salah satu pedagang yang merasakan kelangkaan cabai di Pasar Semi Modern Cisaat, senin (28/12).

FOTO : UJANGHERLAN/RADARSUKABUMI
CABAI: Salah satu pedagang yang merasakan kelangkaan cabai di Pasar Semi Modern Cisaat, senin (28/12).

SUKABUMI – Kelangkaan cabai menjelang tahun baru, berdampak terhadap kenaikan harga. Seperti halnya cabai merah, saat ini dijual dengan harga Rp 50.000/kg. Padahal sebelumnya hanya di kisaran Rp 25.000/kg. Sedangkan untuk cabai rawit, saat ini berada di harga Rp 26.000/kg dari sebelumnya hanya Rp 22.000/kg.

Seorang penjual sayuran di Pasar Semi Modern Cisaat, Diki (23) mengatakan, kenaikan harga cabai sudah berlangsung sejak tiga hari terakhir. Kenaikan tersebut menurutnya, karena saat ini cabai sulit didapat. Sebelumnya harga masih stabil, namun saat Natal langsung melonjak tinggi harganya. “Dengan harga yang melambung tinggi itu, stok cabai yang ada di kiosnya sudah mulai membusuk akibat sepinya pembeli,” ujarnya, senin (28/12).

Dikatakan dia, di Pasar Semi Modern Cisaat, Kabupaten Sukabumi ini sebagian besar pedagang sayuran tidak menjual cabai merah. Kalaupun ada, kondisi cabai merah itu dalam keadaan hampir busuk. Seperti dirinya hanya menyetok 10 kilogram cabai merah. “Biasanya dalam sehari sudah habis itu cabai, namun sudah tiga hari masih banyak hingga sebagian membusuk,” ucapnya.

Di tempat terpisah, hal senada diungkapkan Asep Firman (52) pedagang di Pasar Parungkuda. Ia mengatakan sengaja tidak menjual cabai merah lantaran takut merugi. Apalagi harga yang dijual sangat tinggi. “Daripada beli tapi habis karena membusuk, mending tidak usah menjual saja,” ungkapnya.

Dirinya pun berharap harga cabai bisa secepatnya kembali ke harga normal. Sebab dengan tingginya harga tersebut, tingkat penjualan menurun drastis. “Meskipun cabai itu sangat dibutuhkan masyarakat, namun dengan harga tinggi para pembeli banyak yang berpikir ulang untuk membelinya,” bebernya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Semi Modern Cisaat, Tedy Ismail mengatakan, berdasarkan pantauan dari UPTD Pasar Semi Modern Cisaat beberapa waktu lalu memang ada kenaikan harga cabai di pasar yang dikelolanya tersebut. Akan tetapi, kenaikannya tidak terlalu besar, hanya di kisaran Rp 20.000/kg dari sebelumnya Rp 19.000/kg. Sedangkan untuk cabai rawit seharga Rp 24.000/kg dari sebelumnya Rp 17.000/kg. “Harga yang ada di kami ini masih merujuk di harga pada Minggu ketiga, sedangkan untuk Minggu keempat belum ada pemantauan lagi,” pungkasnya. (lan)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Paha Warga Cimanggu Tergilas Tangki

SUKABUMI – Tidak tahan dengan kondisi macet di perlintasan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Andi (48), seorang ...