Mau Nonton Konser, Pelajar Bawa Sajam

MERESAHKAN : Ratusan pelajar yang diamankan jajaran Polsek dan Koramil Cibadak di Lapang Padjajaran Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, kemarin. FOTO:HANDI/RADARSUKABUMI.

MEMBAHAYAKAN : Barang bukti gir yang dibawa pelajar saat akan menonton konser.

MERESAHKAN : Ratusan pelajar yang diamankan jajaran Polsek dan Koramil Cibadak di Lapang Padjajaran Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, kemarin. FOTO:HANDI/RADARSUKABUMI.

MERESAHKAN : Ratusan pelajar yang diamankan jajaran Polsek dan Koramil Cibadak di Lapang Padjajaran Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, kemarin. FOTO:HANDI/RADARSUKABUMI.

MEMBAHAYAKAN : Barang bukti gir yang dibawa pelajar saat akan menonton konser.

MEMBAHAYAKAN : Barang bukti gir yang dibawa pelajar saat akan menonton konser.

*Sebagian Lagi Bawa Kondom

SUKABUMI-Rombongan dari ratusan pelajar yang hendak menonton konser Iwan Fals di Lapang Makodim 0607 Kota Sukabumi, diamankan aparat keamanan TNI/Polri, kemarin.

Mereka diamankan ketika menaiki kendaraan truk di Jalan Karang Tengah Cibadak Kabupaten Sukabumi setelah diantara mereka kedapatan membawa senjata tajam (sajam) saat dilakukan razia oleh arapat gabungan dari Polsek Cibadak dan Koramil Cibadak.

Tidak hanya di Cibadak, jajaran Polsek Cisaat juga melakukan hal serupa. Mereka satu persatu merazia truk-truk yang dicurigai ditumpangi penonton yang membawa sajam.

Razia sendiri dilakukan sejak pukul 13.00 WIB. Selain pelajar, petugas juga berhasil menjaring preman. Belasan pelajar yang terbukti membawa senjata tajam dan miras diamankan ke Polsek Cibadak untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Sementara pelajar yang tak membawa sajam disuruh pulang kerumahnya masing-masing. Dalam razia tersebut petugas berhasil menemukan ajam jenis Gir, samurai, miras dan alat kontrasepsi kondom yang disembunyikan didalam tasnya. Menurut Kapolsek Cibadak AKP Undang Setiadi yang didampingi Danramil Cibadak Kapten (inf) Akhmad Samas mengatakan, razia ini sengaja dilakukan untuk menekan tindakan tawuran dan premanisme yang meresahkan masyarakat. “Kami tidak mau lagi melihat tindakan tawuran dan premanisme terjadi di wilayah Cibadak, “ujar Undang Setiadi kepada Radar Sukabumi.

Dalam razia itu, satu persatu kendaraan bak terbuka dan bus dihentikan oleh petugas gabungan. Alhasil, ratusan dan bahkan mencapai hampir ribuan ABG berhasil di amankan oleh petugas. Dari hasil penjaringan ratusan ABG langsung diperiksa satu persatu dan selanjutnya ditelanjangi petugas. Diantara ratusan ABG tersebut, sebagian yang berjenis kelamin perempuan.”Ada beberapa perempuan ikut rombongan, dan kami langsung menyuruh pulang, “jelasnya.

Sementara Camat Cibadak Suherwanto menambahkan, untuk menanggulangi tindakan kriminalitas dan premanisme, memang sangat diperlukan upaya pencegahan seperti ini. Pasalnya anak-anak ABG tersebut kerap meresahkan masyarakat, apalagi selepas pulang konser, biasanya ABG tersebut kerap melakukan tawuran dan kekerasan dengan kelompok lain. “Upaya ini sebagai pencegahan dini saja, agar tindakan yang sipatnya Kantibnas bisa ditekan, “terangnya.

Sementara salah seorang pelajar, Aditia Darulfallah (16) yang terkena razia mengungkapka, ia membawa sajam berupa pisau. Tujuannya membawa pisau dirinya beralasan utuk berjaga-jaga dari tindakan kelompok lain. “Takut ada yang mencegat, saya berjaga-jaga bawa senjata tajam saja,”jelasnya. (hnd/d)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=92905

Posted by on 1 Des 2013. Filed under UTAMA. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.