KRD Bumi Geulis Akan Ganti Nama

CEK REL KERETA : Kereta Api Istimewa Wijayakusuma melintasi jalur Sukabumi - Bogor untuk mengecek beberapa kesiapan jalur rel kereta api jelang dioperasikannya kembali jalur Sukabumi-Bogor, kemarin. FOTO : HANDI/RADARSUKABUMI

CEK REL KERETA : Kereta Api Istimewa Wijayakusuma melintasi jalur Sukabumi – Bogor untuk mengecek beberapa kesiapan jalur rel kereta api jelang dioperasikannya kembali jalur Sukabumi-Bogor, kemarin. FOTO : HANDI/RADARSUKABUMI

*Lintasan Sukabumi-Bogor, Mulai Dicek

SUKABUMI-Jelang dioperasikannya kembali kereta jalur Sukabumi-Bogor. Lintasan rel kereta terus diperbaiki oleh PT Kereta Api Indonesi (KAI). Seperti yang dilakukan kemarin, lintasan jalur kereta Sukabumi-Bogor dilintasi Kereta Api Istimewa Wijayakusuma.

Kepala Stasiun KAI Sukabumi, Heru Salam mengatakan, kali ini jalur Sukabumi-Bogor dilintasi oleh KRD Kareta Inspeksi (KAIS) untuk mengecek kesiapan lintasan yang akan di lintasi oleh kereta rel diesel (KRD). Sementara untuk jalur yang akan dilintasi terang Heru, itu akan melewati 10 stasiun, yakni Bogor, Batutulis, Maseng, Cigombong, Cicurug, Parungkuda, Cibadak, Karangtengah, Cisaat, dan Sukabumi.

Selain itu, ada juga tiga perhentian atau halte kereta, yakni Ciomas, Cijambe, dan Pondokleungsir. Halte ini lebih kecil dari stasiun. Fungsinya untuk tempat naik-turun penumpang saja dan tidak memiliki sinyal pengatur perjalanan kereta api, “ujar Heru Kepada Radar Sukabumi usai menerima rombongan.

Perbaikan-perbaikan yang terus dilakukan PT KAI antara lain dari segi kelayakan bantalan rel dan kesiapan beberapa stasiun lainnya. Sementara untuk petugas stasiun saat ini baru ada 16 orang termasuk petugas pengatur perjalanan kereta api (PPKA).”Idealnya sih 19 orang. Namun kami merencanakan akan menarik petugas dari daerah lain untuk petugas penjualan tiket,”jelasnya.

Lebih lanjut Heru menerangkan, jalur Bogor-Sukabumi dilayani dua rangkaian kereta lokal. Masing-masing terdiri dari satu lokomotif, satu kereta penumpang kelas eksekutif, tiga kereta penumpang kelas ekonomi, dan satu kereta pembangkit. Semua kereta penumpang kata Heru dilengkapi pendingin udara.”Rangkaian kereta yang akan dipakai ini berbeda dengan rangkaian kereta yang digunakan sebelumnya, yakni KRD Bumi Geulis, “jelasnya.

Saat ditanya nama kereta yang akan beroperasi nanti, Heru belum mau memberitahukannya. Pasalnya terang dia, itu merupakan kewenangan Humas PT KAI untuk menjelaskan nama yang akan digunakan kereta Sukabumi – Bogor. Meskipun sempat ramai dibicarakan KRD Bumi Geulis akan dirubah namanya menjadi KRD Pangrango, Heru tetap tak mau memberikan informasi.”Ya kalau mau menanyakan nama dan beroperasinya kapan nanti saja pada saat petugas KAI pusat datang ke Sukabumi, “ungkapnya.

Sementara untuk jumlah perjalanan kereta Bogor-Sukabumi itu dibuat tiga kali pergi-pulang per hari. Jalur Bogor-Sukabumi sepanjang 57 kilometer ditempuh dua jam atau satu setengah jam. Untuk harga tiket kelas ekonomi dijual Rp 15.000, sedangkan eksekutif Rp 35.000. Tiket hanya dijual sejumlah tempat duduk tersedia. “Sementara kami jual tiket kereta lokal ini tanpa subsidi pemerintah,”katanya. (hnd/t)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=89875

Posted by on 3 Nov 2013. Filed under UTAMA. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

1 Comment for “KRD Bumi Geulis Akan Ganti Nama”

  1. Mudah-mudahan tidak ada pengunduran waktu peresmian KA Pangrango yaitu tanggal 9 Nopember 2013, Kereta sangat diperlukan bagi mereka yang memerlukan waktu perjalanan antara Bogor – Sukabumi. Selama ini waktu yang diperlukan dengan menggunakan kendaraan roda 4 minimal 3,5 jam untuk menempuh jarak 57 Km antara Sukabumi – Bogor.

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.
-->