Besok, 32 Kepsek PTUN-kan Walikota

M Muraz

M Muraz

*Muraz: Itu Hak Setiap Warga Negara

CIKOLE – Walikota Sukabumi M Muraz kembali akan digugat oleh 32 Kepala Sekolah (Kepsek) SD di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung. Setelah sebelumnya ke-32 kepsek tersebut menggugat ke Mahkamah Kontitusi (MK) untuk uji materi yang sampai saat ini belum putus.

Menurut Kuasa Hukum para kepsek, Youngky Fernando pelantikan 29 kepsek dua hari lalu jelas melanggar Permendiknas no 28 yang sudah melakukan tindakan pelantikan di saat proses uji materi sedang berlangsung. Dengan alasan ini dirinya akan melakukan gugatan terhadap Walikota dengan memPTUN ke Bandung. “Dengan sikap walikota yang dipandang tidak mengindahkan hukum, kami akan melakukan Gugatan ke Bandung,” terang Youngky kepada Radar Sukabumi, kemarin.

Lebih lanjut Youngky menerangkan, rencanya dirinya akan mengajukan gugatan ke Bandung, besok. Dirinya menilai dengan terlalu buru-burunya melakukan pelantikan ke-29 kepsek memang menimbulkan beberpa spekulasi di mata masyarakat. Apakah ini murni profesional atau ada unsur lain seperti pendekatan politik, balas dendam politik atau pendekatan pendapatan. Ditambah lagi dengan telah dilanggarnya Permendiknas pasal 16 tentang Penugasan guru sebagai Kepsek. “Intinya bukan mempersalahkan kepsek yang dilantik, tetapi yang kita gugat adalah terlalu cepatnya walikota melakukan pelantikan sebelum keputusan gugatan MK turun,” jelasnya.

Sementara menurut mantan Kepsek Sulaeman mengatakan, dengan rencana memPTUNkan Walikota ke Bandung intinya bukan menolak pelantikan ke-29 Kepsek tapi ada pelanggaran yang dilakukan walikota yang sangat disayangkan. Meskipun peluang memPTUNkan walikota kecil harapannya, tetapi setidaknya dengan memPTUNkan ini dapat mejadi pembelajaran Walikota untuk tidak gegabah mengambil keputusan. “Harapan menang kami kecil, tapi kami optimis langkah kami bertujuan untuk mencari keadilan,” jelasnya.

Di tempat terpisah Walikota Sukabumi M Muraz, menanggapi dingin gugatan itu. Menurutnya, gugatan ke PTUN itu hak setiap warga negara. Ia juga memaklumi jika ada penafsiran aturan yang berbeda-beda. Namun Muraz tetap pada pendiriannya bahwa langkah yang dilakukan dengan melantik 29 kepsek itu memang sudah benar. “Kalau ke-32 Kepsek mengugat, sah sah saja itu kan hak mereka. Tapi kami kan melakukan rotasi pejabat juga megacu pada aturan,” jelasnya.(hnd)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=86285

Posted by on 3 Okt 2013. Filed under KOTA SUKABUMI. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.