Pemekaran Disalip, Bupati Siap Demo

REFLEKSI HARI JADI : Bupati Sukabumi Sukmawijaya memotong tumpeng yang menjadi simbol puncak perayaan HUT Kabupaten Sukabumi ke 68 di Gedung DPRD kemarin. perli radar

REFLEKSI HARI JADI : Bupati Sukabumi Sukmawijaya memotong tumpeng yang menjadi simbol puncak perayaan HUT Kabupaten Sukabumi ke 68 di Gedung DPRD kemarin. perli radar

* Peringati Hari Jadi, Wakil Ketua DPRD Nyaris ‘Bunuh Diri’

SUKABUMI- Lambatnya pembahasan pemekaran Kabupaten Sukabumi rupanya tak lantas membuat gerah politisi di Kabupaten Sukabumi. Kemarin, usai mengiktui prosesi hari jadi Kabupaten Sukabumi ke 68, Bupati Sukabumi Sukmawijaya menegaskan siap berdemo jika pembentukan Kabupaten Sukabumi Utara (KSU) terus disalip daerah lain.

“Padahal sudah lama berkas kita sudah ada di tangan DPR RI, dan kementrian. Kita tinggal menunggu hasilnya saja,” kata Sukmawijaya kepada wartawan.

Ia juga mengancam, jika saja program pemekaran KSU disalip lagi oleh pemekaran daerah lain akan mengerahkan massa. “Bila perlu saya akan demo mengerahkan massa. Kalau tidak tahun ini, paling tidak tahun depan (2014) KSU harus bisa segera dimekarkan,” tegasnya.

Bupati dua periode ini juga mengakui dengan terlalu luasnya geografis Kabupaten Sukabumi dan berpenduduk lebih dari 2,3 juta jiwa sangat sulit untuk mempercepat peningkatan taraf perekonomian masyarakat. “Kita menyadari, masih banyak rumah-rumah yang belum layak huni yang sangat membutuhkan bantuan dan pendapatan yang masih belum memadai. Saya sebagai bupati juga sangat berkeinginan pemekaran ini bisa segera terealisasi,” harapnya.

Bukan hanya itu, ia juga mengaku, bahwa hanya Kabupaten Sukabumi yang mewakili langsung kepala daerah bersama pimpinan DPRD hadir ke gedung DPR RI untuk memohon dan menjelaskan agar Kabupaten Sukabumi segera dimekarkan. “Saya harap jangan sampai ada penyalipan lagi dari kabupaten lain. Kalau itu ada dan terus terjadi, bila perlu saya siap mengerahkan massa bersama masyarakat yang ingin kabupaten ini dimekarkan untuk berdemo ke Jakarta,” ancamnya.

Sementara prosesi HUT Kabupaten Sukabumi di Gedung DPRD Jalan Perkantoran Jajaway, Palabuhanratu diwarnai pemotongan tumpeng setelah paripurna. Selanjutnya Bupati memberikan penghargaan bagi 242 orang peraih prestasi baik warga sipil maupun PNS. Yang unik dalam prosesi paripurna, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Asep Wahyu Nirwana Boestomi nyaris ‘bunuh diri’. Itu ketika di sela puncak rapat istimewa tersebut, ia mendadak maju ke depan hadirin. Dengan membawa golok, pria yang juga Wakil Ketua DPD PDIP Jabar itu mencoba memotong semua bagian tubuhnya dengan membacok dan menggores-gores kaki sampai kepala. Itu ia lakukan seorang diri. Alhasil, atraksi debusnya itu mendapat aplaus dari peserta paripurna yang notabene adalah para anggota dewan, para pejabat pemda dan unsur Muspida. “Ini bagian pelestarian seni Sunda. Bukan untuk sombong-sombongan,” akunya.

Usai paripurna, dengan mengenakan pakaian adat, jajaran muspida langsung digiring menggunakan andong (delman) start dari DPRD menuju pameran pembangunan HUT Kabupaten Sukabumi yang digelar CV Palabuhanratu Sinergis di taman Kota Palabuhanratu. “Saya berharap, di pameran ini bisa terjadi kontak bisnis. Karena, pameran pembangunan ini diisi oleh dinas dan pelaku usaha,” harapnya. (ryl/t)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=86178

Posted by on 2 Okt 2013. Filed under UTAMA. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top Jump To Top
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.