Tengah Jumatan, 11 Tahanan Coba Kabur

foto:ikbal/radarsukabumi DITANGKAP KEMBALI:Petugas menggiring seorang tahanan Lapas Nyomplong yang sempat melarikan diri, kemarin.

foto:ikbal/radarsukabumi
DITANGKAP KEMBALI:Petugas menggiring seorang tahanan Lapas Nyomplong yang sempat melarikan diri, kemarin.

Tinggalkan Salat, Petugas Kejar Tahanan

SUKABUMI – Sebanyak 11 tahanan Lembaga Pemasyarakatan (LaPas) kelas IIB Nyomplong, Kota Sukabumi mencoba melarikan diri saat seluruh penjaga dan tahanan melaksanakan ibadah Salat Jumat di dalam lapas, kemarin. Beruntung petugas lapas dibantu warga sekitar berhasil menangkap kembali para tahanan itu.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, seluruh tahanan yang mencoba kabur tersebut, diketahui 10 dari 11 tahanan yang mencoba kabur merupakan tahanan yang berada di satu ruangan. Diduga satu tahanan lainnya hanya ikut-ikutan saja. Larinya tahanan tersebut saat melaksanakan ibadah salat jumat bersama penjaga.

Namun ibu-ibu yang sedang berada di lantai atas beteriak dengan keras ketika melihat belasan tahanan berlari di atas genting. Kemudian penjaga lapas membubarkan diri padahal sementara salat, lalu mengejar tahanan. “Baru rakaat pertama salat jumat. Kami mendengar teriakan dan langsung membubarkan diri dan para penjaga mengejarnya,” ungkap Kepala Lapas Kelas IIB Nyomplong, Sukabumi, M Latif kepada wartawan, kemarin.

Kesebelas tahanan ini kabur dengan memanjat dinding bangunan lapas dan lalu berjalan di atas genting untuk kemudian melompat keluar. Namun aksi mereka keburu ketahuan. “Aksi para tahanan itu diketahui ibu-ibu Dharma Wanita yang sedang berada di lantai atas. Bahkan ada seorang tahanan yang nekat menerobos kumpulan ibu-ibu,” ujarnya.

Menurut Latif, 11 tahanan mayoritas merupakan tahapan titipan dari Kejaksaan Negeri Sukabumi dan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada kasus pencurian dan lain-lain. Pelaksanaan salat Jumat di dalam lapas tersebut menjadi bubar, karena petugas, narapidana dan tahanan menjadi panik. “Sempat ditembak tapi tidak kena. Dua orang yang lolos melarikan diri sudah kami tangkap lagi atas bantuan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, sebenarnya untuk mengantisipasi adanya tahanan atau narapidana kabur, Lapas Nyomplong sendiri mengerahkan 50 petugas kemanan internal lapas dan juga dibantu petugas lainnya baik dari kepolisian maupun TNI. “Saat ini ada 529 narapidana dan tahanan yang menghuni lapas, kami mengakui lapas ini sudah over kapasitas,” kata Latif.(fkr/t)

 

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=73725

Posted by on 15 Jun 2013. Filed under UTAMA. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top Jump To Top
3.34% 2.77% 11.49% 16.28% 13.80% 10.83% 10.17% 14.81% 5.76% 8.52% 1.50% 0.74%
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.