KPU Tetapkan Mufakat Menang

KETERANGAN PEMENANG: Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Terpilih, M Muraz dan Achmad Fahmi memberikan keterangan kepada wartawan usai kepastian pasangan Mufakat di Sekretariat DPD PKS Kota Sukabumi. ikbal/radarsukabumi

KETERANGAN PEMENANG: Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Terpilih, M Muraz dan Achmad Fahmi memberikan keterangan kepada wartawan usai kepastian pasangan Mufakat di Sekretariat DPD PKS Kota Sukabumi. ikbal/radarsukabumi

Mujarab Gugat ke MK

SUKABUMI – Pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota Sukabumi nomor urut 2, M Muraz-Achmad Fahmi (Mufakat) keluar sebagai pemenang Pemilukada Kota Sukabumi 2013. Pasangan yang diusung koalisi Partai Demokrat, PKS dan PKB ini meraih suara tertinggi sebagaimana terungkap dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilgub Jabar dan Pilwalkot Sukabumi di GOR Merdeka Kota Sukabumi, di GOR Merdeka, Kota Sukabumi, kemarin (1/3).

Dari pleno itu, diketahui Mufakat meraih 55.347 suara atau 35,11 persen, disusul pasangan nomor urut 4 Mulyono-Jona Arijona (Mujarab) yang diusung koalisi PDIP-PPP dengan mendulang 55.279 atau 35,071 persen. Selisih angka antara Mufakat dengan Mujarab hanya 68 Suara. Posisi ketiga yakni usungan Partai Golkar dan RepublikaN Andri Setiawan Hamami-Dangkih AS Nuklir (Madani) mencapai 30.109 suara atau 19,10 persen. Terakhir pasangan usungan koalisi PAN, PBB, Partai Gerindra dan belasan partai non parlemen, Sanusi Hardjadiredja- Yeyet Hudayat (Syahadat) dengan 16.888 suara atau 10,71 persen suara. Jumlah suara sah dari empat pasangan mencapai 157.623 suara, dari total suara masuk 169.828 suara. Suara tidak sah dalam Pemilukada Kota Sukabumi mencapai 12.205 suara.

Dalam rapat pleno tersebut KPU mengakumulasi perolehan suara semua kandidat di tujuh kecamatan. Meski secara akumulatif, pasangan Mufakat unggul tipis atas Mujarab, namun secara keseluruhan pasangan Mufakat hanya menang di tiga kecamatan. Masing-masing di Kecamatan Baros, Mufakat meraih 6.226 suara, sementara Mujarab meraih 5.628. Di Lembursitu, pasangan nomor urut 2 ini meriah 7.172 suara sementara Mujarab 6.945 suara. Terakhir, Mufakat juga mencatat kemenangan di Cikole dengan raihan 11.153 suara, sementara Mujarab meraih 9.356 suara.

Pasangan Mujarab sendiri unggul di empat kecamatan. Di antaranya, di Kecamatan Warudoyong Mujarab meraih 10.471 suara sementara Mufakat 9.059. Di Gunung Puyuh, Mujarab juga unggul dengan 8.577 suara sementara Mufakat meraih 7.787 suara. Sementara di Citamiang, Mujarab juga unggul dengan 8.647 suara sementara Mufakat 8.570 suara. Terakhir, Mujarab mencatat kemenangan di Kecamatan Cibeureum dengan raihan 5.655 suara sementara Mufakat 5.380 suara.

Pantauan Radar Sukabumi, proses rekapitulasi suara pleno terbuka hanya dihadiri satu pasangan yakni Mulyono-Jona Arijona (Mujarab). Sementara tiga pasangan kandidat diwakili oleh sejumlah pengurus parpol pengusung masing-masing dan saksi. Dari Empat saksi masing-masing pasangan hanya saksi dari Tim Mujarab, Tedy Untara yang menolak menandatangani berita acara rekapitulasi suara. “Kami menemukan banyak pelanggaran proses penelaahan hasil Pemilukada. Makanya Kami akan mengajukan gugatan ke Mahkamah konstitusi (MK). Insya Allah pekan depan, gugatan sudah kami layangkan,” kata Tedy.

Menurut Tedy, dari hasil rekapitulasi pleno tingkat KPU banyak kejanggalan seperti data rekap C-1 dan D-1 yang tidak sesuai, ditambah ada TPS yang menggelembung suaranya, seperti di TPS 18, Keluarahan Tipar.

“Pelanggaran dalam pemilukada bukan hanya secara sistematik. Tapi banyak pelanggaran pidana. Kami akan kawal hingga tuntas,” tegasnya.

Senada dikatakan Calon Walikota Sukabumi, Mulyono yang tidak menerima hasil pemilukada Kota Sukabumi 2013. Itu karena menurutnya banyak pelanggaran, baik secara sistemis maupun oleh oknum aparat. “Tapi kami memprotes hasil ini dengan cara hukum. Kami akan menggugat ke MK,” kata Mulyono.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Sukabumi, Anton Rachman mengatakan hasil rekapitulasi suara sudah sesuai prosedur, melalui berbagai tahapan pleno mulai dari tingkat kelurahan dan kecamatan. Menurut Anton, bagi pasangan yang merasa keberatan hasil rekapitulasi pleno KPU ini, silahkan menempuh jalur hukum. “Kami persilahkan melakukan gugatan secara hukum,” katanya.

Usai pleno KPU Kota Sukabumi, relawan dan pendukung Mufakat langsung merayakan kemenangan Mufakat di Sekretariat DPD PKS Kota Sukabumi. Kepada wartawan, Walikota Terpilih, M Muraz mengatakan kemenangan ini adalah kemenangan warga Kota Sukabumi. Ia mengaku perbedaan sikap politik yang terjadi sejak tahapan pemilukada, berakhir sudah dengan ditetapkannya hasil pemilukada. “Mulai hari ini, kita bersatu kembali untuk membangun Kota Sukabumi,” kata Muraz didampingi Wakil Walikota Terpilih, Achmad Fahmi.

Terkait adanya dugaan sejumlah pejabat atau birokrat yang berseberangan sikap politiknya dengan Mufakat ketika pemilukada lalu, tetap akan dirangkul. Muraz mengaku menilai pejabat dari kinerjanya, bukan dari kabar orang lain tentang sikap politiknya. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Walikota Sukabumi Muslikh Abdussyukur yang telah memimpin kesuksesan Pemilukada yang kondusif dan berjalan lancar,” ujar Muraz.

Muraz juga memohon maaf kepada seluruh pasangan peserta Pemilukada Kota Sukabumi, Madani, Mujarab dan Syahadat, jika ada tim atau relawan Mufakat yang melakukan perbuatan atau perkataan yang tidak bekenan.(fkr/dyl)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=58492

Posted by on 2 Mar 2013. Filed under PEMILUKADA, UTAMA. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

17 Comments for “KPU Tetapkan Mufakat Menang”

  1. Selamat kepada pasangan Mufakat,P muraz dan P Fahmi semoga kota sukabumi menjadi kota aman tentram sejahtra dan damai demi melaksanakan amanah rakyat sukabumi,siiiiiiiiiiiip sukabubi metropolitan Oke

  2. jack

    Emang mujarab yakin engga CURANG??? ayyooo

  3. jack

    Emang mujarab yakin engga CURANG??? ayyooo..

  4. prihatin

    Gak salah nuduh banyak pelanggaran… Incumbent gitu loh, siapa juga yg berpotensi mengintervensi aparat, numpang kampanye di program2 pemerintah, gunakan fasilitas dan uang negara… Cape dehhh…

  5. Gus 'En

    Mari dengarkan kata hati kita yang paling dalam..
    Masih banyak jalan untuk mengabdi bagi Sukabumi yg kita cintai..
    Jaga persatuan..

  6. Yanuar

    congrat pak mufakat..yakinlah bila kita mengawali semua dengan cara yang benar dan ikhlas , hasilnya yang diraih pun akan baik dan benar pula..apapun yang terjadi kun fayakun . .mun ceuk Allah janten mh nya janten we rek riweuh kmh oge

  7. cuma 68 suara !!!tapi karena lawannya incumbent/tajir,juga kampanye mufakat yg sedrhana,ini suatu yg luar biasa,mirip DKI,coba diulang dgn posisi sama pasti bumi-langit,nah satu bulan jokowi berkuasa ulang pemilu,!!,ini suatu kebanggaan buat rakyat,mereka sdh cerdasdlm memilih,spt juga DKI,Sukabumi memang hebat,ayo DAERAH LAIN MENYUSUL,virus jokowi memang sdh ke-mana2

  8. joymerah

    Apresiasi untuk Untung Setia yang rajin memberi komentar di setiap berita Radar Sukabumi. Sayang, bentuk tulisannya rapuh, dan tak mengikuti kaidah tata bahasa yang baik dan benar. Sehingga tulisannya menjadi kabur, ruwet dan tak enak dibaca. Kondisi ini sangat mengganggu untuk membacanya, dan telah menyembunyikan kecerdasan dan kekritisannya. Ayo, belajarlah mengeluarkan pikiran dengan runut dan jelas.

  9. ucup

    Semoga dengan terpilih Walikota baru ini ,akan lebih bisa menata kota sesuai peruntukannya yang benar.

  10. ujang

    siap siap kota sukabumi jadi basis ahmadiyah

    • uci sanusi

      ulah kitu jang, bisi ente ditewak, dituduh anu ngamimitian ngajak ribut

    • ari ente jang mun mujarab menang rek digawekeun di puskesmas mana….?? meuni riweh w ente mah……….!!ngabejaan w jang sing loba ngumbah suku kolot supaya hirup ente salamet duni akherat…….!!!!!

  11. Aceng bustrol karim

    SELAMAT KEPADA MUFAKAT…….Semoga kota Sukabumi Tambah Maju, Aman,Damai , Tentram dan Sejahtera… Jangan Lupa Akan Janji – Janji nya terutama untuk Kesejahteraan RT/RW…….Terima Kasih……………

  12. deri finance

    Ah saha wae anu menang mangga weh…. urang mah da pendukung syahadat mungkin kali ini kalah tapi mungkin juga kan periode berikutnya menang…..aamiin

  13. anti ahmadiyah

    (Muraz)Anti ahmadiyah
    Atuh moal aya dai muludan
    mun aya ge moal aya sumbangan ti walikota keur muludan keur acara nabi muhammad saw ….
    (Mujarab)mun pasangan ieu menang
    Atuh rentenir meraja rela
    (Madani) jek tim sukses na ge pelit
    (Syahat) ach da tos sararepuh
    Jadi intinya saya salaku masyrakat kota sukabumi ngarasa euwueh nu sae sadayana oge !!!

  14. RakaEka

    Semangat terus buat Mufakat,semoga Allah selalu melindungi dan memberikan kemudahan buat Mufakat.salam hangat dari kami sekeluarga.

  15. yana

    nu jelas mah Kota Sukabumi Jadi Basih Ahmadiyah, saha nu ngadukung MUFAKAT pasti ORANG AHMADIYAH ……….SAMPAI kapan pun akan ku MUsnahkan aliran sesat Ahmadiyah……………..halal di pencit beheungna oge…….nb: buat radar sukabumi jangan berpihak kesalah satu calon anda harus NETRAL

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.
-->