Camat Cikole Diperiksa Panwaslu

KLARIFIKASI:Camat Cikole, Suherman Baba memberikan klarifikasi atas laporan Tim Mujarab ke Panwaslu Kota Sukabumi, kemarin. ikbal/radarsukabumi

KLARIFIKASI:Camat Cikole, Suherman Baba memberikan klarifikasi atas laporan Tim Mujarab ke Panwaslu Kota Sukabumi, kemarin. ikbal/radarsukabumi

SUKABUMI – Panwaslu Kota Sukabumi menindaklanjuti laporan Tim Mujarab terkait pemindahan kotak suara yang diduga dilakukan Camat Cikole, Suherman Baba. Kemarin (28/2), Suherman dimintai keterangan di Kantor Panwaslu. Pemeriksaan serupa juga dilakukan terhadap sejumlah saksi, Ketua PPS Selabatu, Ketua PPK Cikole , Panwascam Cikole PPL Selabatu dan dua saksi dari tim pasangan Mujarab.

Namun dalam pemeriksaan itu, Suherman membantah melakukan kecurangan sebagaimana yang disangkakan kepadanya. Di sisi lain, saksi kasus ini yakin kalau Suherman sempat membawa kotak suara itu. Akhirnya, Panwaslu melimpahkan kasus ini untuk ditangani oleh lembaga penegakan hukum terpadu (Gakumdu) Pilkada Kota Sukabumi.

Sebelumnya Tim Pasangan Mujarab melaporkan tindakan camat itu diduga melanggar aturan karena membawa kotak suara berisi salinan rekapitulasi suara Pilkada Kota Sukabumi dari Kelurahan Selabatu menuju Kantor Kecamatan Cikole tanpa pengawalan panwaslu.

Pemeriksaan Camat Cikole sendiri, berlangsung dengan penjagaan ketat dari petugas kepolisian. Pasalnya, puluhan pendukung pasangan Mujarab berdatangan untuk menyaksikan proses pemeriksaan camat yang diindikasikan mengubah hasil perolehan suara pilkada ini. Pemeriksaan sendiri langsung dipimpin Ketua Panwaslu, Ending Muhidin didampingi anggotanya, Ikhsan Firdaus.

“Kami belum bisa memutuskan kasus ini. Kita sudah memeriksa terlapor dan sejumlah saksi. Namun hasilnya belum ada kesimpulan. Makanya kasus ini akan ditangani oleh Gakumdu yang melibatkan panwaslu, polisi, dan pihak kejaksaan,” kata Anggota Panwaslu Kota Sukabumi, Ikhsan Firdaus.

Menurut Ikhsan, proses penanganan kasus ini di Gakumdu diperkirakan memakan waktu sampai 14 hari kerja. Pasalnya, pada pekan pertama gakumdu akan membuka data-data kasus ini. Kendati demikian, Ikhsan menjamin bahwa kasus ini akan diselesaikan sesuai dengan aturan.

Sementara itu, Camat Cikole, Suherman Baba membantah tudingan bahwa dirinya akan “menyulap” hasil pemungutan suara di PPS Selabatu. Suherman mengakui bahwa dirinya memang memerintahkan agar kotak suara hasil rekapitulasi dibawa ke kecamatan. “Kejadiannya pada Selasa dini hari. Waktu itu saya tengah menjalankan tupoksi saya sebagai camat mengontrol usai pencoblosan. Ternyata di PPS Selabatu sampai dini hari belum dikirimkan ke kecamatan. Takut hilang, makanya saya berinisiatif agar kotak suara pemilukada Kota Sukabumi dibawa ke kecamatan. Kotak suara itu kemudian dibawa oleh petugas PPS menggunakan mobil sedan ke Kantor Camat Cikole. Saya dan anggota linmas mengawal menggunakan motor,” jelas Suherman.

Suherman membantah kalau tindakan memindahkan kotak berisi rekapan suara itu akan diubah. Sejauh ini Suherman mengaku hanya ingin menyukseskan hajatan pesta demokrasi. “Saya netral dalam pemilukada. Makanya saya kaget juga dengan adanya kasus ini. Tapi intinya saya siap menjelaskan apa adanya,” tegasnya.

Ketua PPS Kelurahan Selabatu, Bambang Suryadi menuturkan kotak yang dipersoalkan ini berisi model D1-KWK KPU yang merupakan hasil rekapitulasi suara. Bambang menjamin tidak ada perubahan apapun termasuk angka perolehan suara masing-masing calon. “Malah saya yang membawanya juga ke kecamatan waktu itu. Memang formulir Pemilukada Kota Sukabumi yang duluan selesai sementara pilgub belum selesai. Maka kotak suara pemilukada kota lebih dulu dipindahkan,” terangnya.

Disebutkan Bambang, di Kelurahan Selabatu jumlah suara yang masuk mencapai 5.081 suara. Dari jumlah itu suara tidak sah 305, sementara yang sah sebanyak 4.776 suara. Pasangan nomor 1 Madani meraih 1.922 suara, nomor 2 Mufakat mendulang 1.970, nomor 3 Syahadat meraih 556 suara dan nomor 4 pasangan Mujarab sebanyak 1.318 suara. Untuk suaranya tidak berubah. Waktu itu Pak Camat memerintahkan untuk membawa kotak berisi rekapan ini agar tidak hilang,” pungkasnya.(fkr)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=58146

Posted by on 1 Mar 2013. Filed under UTAMA. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.