Bisni Tahu Sumedang Menggiurkan

PESAT : Usaha pembuatan tahu Sumedang di Sukabumi maju pesat seiring tingginya permintaan pasar. wahyu radar

CISAAT- Bisnis pembuatan tahu Sumedang terus merambah pelosok Sukabumi. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi perusahaan pembuatan tahu tersebut. Hal ini dirasakan oleh Pemilik Pabrik tahu sumedang  Nugraha Jaya, H. Dakim. Kemarin, usahanya terus kebanjiran pembeli dari Kota maupun Kabupaten Sukabumi hingga ke Cianjur Selatan.
“Kami bisa mencetak 200 hingga 400 papan cetak perharinya. Kami hargai satu papanya Rp 60 ribu. Jelas, bisnis ini sangat menjanjikan,” tutur Dakim.
Selain itu  Pabrik Nugraha Jaya  yang beralamat di Jalan Cisaat Kampung Salaawi ini, memiliki banyak pelanggan tetap. Di samping itu, pabrik tersebut merupakan salah satu produsen tahu terbesar  yang berada di Sukabumi, dengan memiliki 20 orang pekerja pabrik dan 40 orang pengampas (pengantar tahu). ” Saya senang bisa membantu masyarakat dengam mempekerjakan mereka, jadi dapur mereka bisa ngebul lagi,” ujar Dakim.
Perusahaan yang berdiri sejak tahun 1998 ini sedang merencanakan pembangunan kembali pabrik dengan kapasitas yang lebih besar lagi, pabrik tersebut rencana akan di bangun di wilayah Kampung Cibatupos RT 20 RW 26 Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi.
Dakim Menambahkan, proses pembuatan tahu tersebut sama seperti pembuatan tahun sumedang lainnya. Namun dirinya mengaku ada keunikan tersendiri dari pembuatan tahu yang di produksinya. ” Tekstur tahunya lebih lembut, ada kriukan di atasnya, dan yang lebih khas lagi tahu kami kosong dalamannya alias tidak ada ampasnya,”tutur pria yang sehari-hari memakai peci itu.
Proses pembuatan tahu sendiri pertama-tama dengan merendam kacang kedelai 3 sampai 6 jam sesuai jenis kacangkedelainya, kemudian dihaluskan atau di giling, lalu di masak dan cicampur dengan air, kira-kira perbandingannya 1 ember kacang kedelai dengan di campur 5 ember air. Setelah itu di saring dengan kain saringan serta di tambahkan cuka biang secukupnya, lalu di cetak dan di tiriskan hingga kering sambil di berikan garam (dibacem). Setelah proses tersebut beres kemudian digoreng dengan minyak panas. Proses yang cukup rumit ini kata dakim akan memberikan keunggulan yang lebih terutama lebih tahan lama, hingga dua hari. (cr6)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=5544

Posted by on 6 Mar 2012. Filed under KULINER. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.
Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect. -->