Longsor, 101 Siswa Mengungsi

BELUM DIPERBAIKI: Warga bersama petugas dari Setukpa Lemdikpol mulai memperbaiki tebing longsor di daerah Kopeng Kaler RT 2/7 Kelurahan Karamat, Kecamatan Gununguyuh, Kota Sukabumi, kemarin. Foto:ikbal/radarsukabumi.

BELUM DIPERBAIKI: Warga bersama petugas dari Setukpa Lemdikpol mulai memperbaiki tebing longsor di daerah Kopeng Kaler RT 2/7 Kelurahan Karamat, Kecamatan Gununguyuh, Kota Sukabumi, kemarin. Foto:ikbal/radarsukabumi.

**Hujan Deras masih Menyergap

SUKABUMI–Ancaman longsor masih mengancam Kota Sukabumi. Diprediksi curah hujan masih tinggi pada Januari hingga Februari nanti. Longsor di Kp. Kopeng Kaler RT 2/7 Kelurahan Kramat Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi, membuat warga sekitar takut terjadi longsor susulan.

Dampak longsor pada Kamis (10/1) ini meyebabkan aktifitas aktifitas belajar di Madrasah Diniah (MD) Radiatul Anfal yang berada di kampung tersebut lumpuh total. Penyebabnya longsor hampir menutupi sebagian bangunan madrasah tersebut. Hingga kemarin, sebanyak 101 siswa madrasah terpaksa belajar di Masjid sambil menunggu perbaikan sekolah. “Warga bersama pekerja dari Stukpa Lemdikpol membersihkan lokasi longsor,” kata seorang pengajar MD Radiatul Anfal, Oom Rohimah (44) kepada Radar Sukabumi, kemarin.

Sebayak dua ruangan sekolah rusak parah dan tiga ruangan lainya mengalami rusak ringan akibat aliran air yang mengalir dari sungai yang tersendat oleh bongkahan tanah longsor di belakang gedung MD. Begitu juga fasilitas sekolah mengalami kerusakan.

Sementara itu, Kapolsek Gunungpuyuh Kompol, S Widodo mengatakan, warga bersama petugas Stukpa Lemdikpol sudah membersihkan bongkahan batu yang ada di lokasi. Begitu juga aparat pemkot sudah meninjau lokasi. ”Kedepan pihak warga dan pemilik sekolah akan berunding membicarakan kerugian akibat bencana ini,” kata Kapolsek Gunuhpuyuh Kompol, S Widodo.

Warga menuding tanggungjawab ata bencana ini yakni pemasang pagar yakni Stukpa Lemdikpol. Soalnya pembangunan tebing setinggi 10 meter ini masih baru, dan masih dalam pengawasan kontraktor.”Pembangunan ini belum masuk masa perawatan, sedangkan untuk masa perawatan itu terjadi setelah selesai enam bulan pembangunan,”pungkasnya. (hnd)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=46683

Posted by on 12 Jan 2013. Filed under UTAMA. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top
Jump To Top
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.