Gadis Bekasi Dinikahi Kilat Aceng

MENGUGAT: Shinta Larasati, mantan istri Bupati Garut, Aceng Fikri

BEKASI-Perilaku Bupati Garut, Aceng Fikri yang menikah dan menceraikan istrinya dalam tempo singkat ternyata bukan yang pertama dialami Fani Oktora. Sebelumnya, bupati juga sempat menikah dengan warga Kota Bekasi, Shinta Larasati, warga Jalan Kemakmuran, Bekasi Selatan pada tahun lalu. Usia pernikahannya juga berlangsung kilat, hanya dua bulan. Aceng menceraikan istrinya itu lewat pesan singkat.

Orangtua Shinta, Bambang Koosbandyono mengaku, pernikahan anaknya berlangsung pada 13 Maret 2011 di kediamannya, Perumahan Karawang Baru, Jalan Beringin Raya 2, BlokA12, No.7. ’’Nikah Maret bercerai dua bulan kemudian. Alasannya tidak ada kecocokan,’’ terang Bambang , kemarin.

Bambang mengaku sebelum dirinya tinggal di Karawang, dia dan keluarga besarnya tinggal di Bekasi. Karena itu, Shinta, anaknya tinggal di Kampung 200, Jalan Kemakmuran, Bekasi Selatan. (lihat surat talaq).

’’Waktu itu anak saya (Shinta) bilang. Dia mau dinikah dengan Bupati Garut. Saya cuma punya waktu lima hari untuk mempersiapkan perkawinan mereka. Mas kawinnya 100 gram emas,’’ ujar Bambang seraya mengaku anaknya kenal bupati di sebuah kafe.

Setelah menceraikan lewat pesan singkat, Fikri lantas membuat surat pernyatan cerai/talak. Dalam surat itu tercantum nama H. Muhammad Fikri bin H Halil Munawar kelahiran Garut 6 September 1972. Alamatnya di Jalan Kemakmuran RT 03/05, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. ’’Dengan ini saya menyatakan ikrar talak/cerai,’’ tulis Fikri dalam surat pernyataan itu.

Sedangkan perempuan yang ditalak itu bernama Shinta Larasati Binti Bambang Koosbayono dengan kelahiran Bekasi 13 Januari 1990. Alamatnya, Jalan Kemakmuran RT 04/05, Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Dalam surat itu disebutkan alasan perceraian karena kehidupan rumah tangga keluarga mereka sudah tidak ada kecocokan lagi untuk menuju rumah tangga sakinah mawadddah warahmah. ’’Dan sulit untuk dipertahankan,’’ tulisnya.

Bareskrim Akan Periksa Fani Secara Mendalam

Terpisah, kasus cerai kilat Bupati Garut Aceng Fikri dengan Fani Oktora tampaknya bakal panjang. Penyidik Bareskrim Polri memastikan akan mengusut kasus ini. Laporan Fani juga tidak akan dilimpahkan ke Polda Jawa Barat. “Kejadian perkara memang di Garut, namun laporan di Bareskrim, karena itu akan ditangani sesuai tempat pelaporan,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar di kantornya kemarin (05/12).
Fani sudah melaporkan kasusnya ke Bareskrim Polri Senin lalu. Belakangan, giliran bupati Aceng yang merasa tidak terima dan akan melaporkan balik Fani ke polisi.

Menurut Boy, kasus ini tetap akan diproses oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Direktorat Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri. “Hari Senin lalu sudah ditanya oleh penyidik kita, dari polwan, yang bersangkutan mantap untuk melanjutkan kasusnya,” katanya.

Unit PPA di Bareskrim selama ini juga mempunyai psikolog yang mendampingi korban atau pelapor yang trauma. “Dalam kasus ini penyidiknya juga wanita, untuk menjaga kondisi psikologis yang bersangkutan (Fani, red),” kata mantan Kapolres Pasuruan Jawa Timur itu.

Pasal yang dijeratkan pada Aceng, menurut Boy, adalah terkait perbuatan pencemaran nama baik, perbuatan tidak menyenangkan, dan dugaan penipuan, yang masing-masing diatur dalam pasal 310, 335, dan 378 KUHP. “Tentu akan dilakukan dulu penelaahan terkait unsur pidana yang dipersangkakan, dan penyidik dalam taraf mempersiapkan proses administrasi penyelidikan,”katanya.

Boy menuturkan pula, setelah ini penyidik akan mengawali dengan penyelidikan, pendalaman materi isi laporan, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi untuk melengkapi dalam rangka pengumpulan alat bukti. “Tentu Fani akan diperiksa lagi, nanti akan dites juga secara kejiwaan apakah ada semacam trauma atau tidak. Itu menentukan penyidikan berikutnya,” katanya.

Aceng Fikri menikahi Fani Oktora, wanita berusia 18 tahun pada 16 Juli lalu, selang empat hari kemudian Fani dicerai melalui sms. Kasus ini mencuat ke publik pekan lalu setelah mediasi keluarga Fani dan Aceng mengalami jalan buntu.(zar/rdl)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=39570

Posted by on 6 Des 2012. Filed under UTAMA. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

1 Comment for “Gadis Bekasi Dinikahi Kilat Aceng”

  1. Jika Benar, tidak pantas seorang panutan berlaku seperti itu, Gulingkan saja hai masyarakat Garut

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.
Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect. -->