Budidaya Lele di Sukabumi Makin Menggeliat

MENJANJIKAN: Padma sedang memanen lele di tambaknya. FOTO: WIDI/RADARSUKABUMI

*Raup Jutaan Rupiah

SUKABUMI-Budidaya lele memang cukup menjanjikan. Ikan yang terkenal lihai ini memang memiliki cukup banyak penggemar, sehingga penghasilan dari usaha budidaya ikan ini cukup menggiurkan.

Seperti yang tengah dirasakan Padma (46). Peternak lele di Kp. Cisela RT21/4 Desa Citamiang Kabupaten Sukabumi Jawa Barat ini mengatakan bisnis budidaya lele yang digelutinya sejak 2004 silam tersebut bisa memberikan untung yang cukup besar. Lantaran, saat ini penikmat masakan lele makin meningkat.

“Kerena rasa daging yang gurih serta durinya sedikit,”kata Padma.

Maka tak heran, lanjut pria 46 tahun itu, jika saat ini permintaan pasar naik drastis menjadi 3 ton perharinya. Dengan semakin banyaknya permintaan tersebut, tentu saja membuat Padman semangat untuk menggeluti bisnis budidaya lele.

Berkat ketekunan dalam menjalankan bisnisnya, saat ini ia sudah memiliki delapan kolam lele dengan masing-masing kolam 50 liter atau setara dengan 50 ribu ekor bibit lele setiap kolamnya.

Kepada Radar Sukabumi, Padman mengaku hanya menjual lele berukuran 1-7cm yang kemudian dijualnya kepada tengkulak lele yang ada di Sukabumi dan Bogor.

Rata-rata dalam sebulan bisa menjual 20 liter lele dengan harga Rp 100 ribu per ekor, jika dijumlah maka dalam satu bulan ia bisa menghasilkan pendapatan sekitar Rp2 juta/bulan.

“Lumayan bisa nyekolahin anak-anaknya sampai kuliah,”ujar bapak tiga anak ini.

Budidaya lele memang terbilang cukup mudah, dibanding ternak ikan mas atau ikan konsumsi lainnya. Selain harga jual yang cukup besar, ternak lele ini bisa menghemat air. Pasalnya, mengganti airnya cukup satu kali dalam setahun.

Disisi lain, musim hujan yang hampir setiap hari mengguyur Sukabumi membuat lele-lele milik Padma sakit akibat kekurangan oksigen. Namun, itu semua bisa diatasinya karena beternak lele cukup mudah, dan dirinya hanya membutuhkan waktu satu minggu untuk memulihkan lele tersebut kembali seperti normal.

“Setiap lima menit sekali, biasanya lele ke permukaan untuk mengambil oksigen. Tapi karena terus-terusan hujan, lele-lele kami sulit mengambil oksigen, akibatnya lele tersebut pada lemas,”jelasnya.

Karena bisnis lele ini dinilai cukup menggiurkan, rencananya mulai tahun depan Padman akan mengembangkan bisnisnya ke ternak pembesaran lele. Sehingga daya jualnya pun akan lebih mahal.

“Insya Allah tahun depan kami akan mengembangkan bisnis ini menjadi ternak pembesaran lele,”tutupnya. (cr8)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=38163

Posted by on 27 Nov 2012. Filed under EKBIS SUKABUMI. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

1 Comment for “Budidaya Lele di Sukabumi Makin Menggeliat”

  1. adhi

    saya butuh ikan lele ukuran 7-8 per kg klo ada stok hub 085742266153 seminggu bisa 2 ton

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top
Jump To Top
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.