BRI Sukabumi Sediakan Rumah Murah

FOTO:IST
PEDULI KESEHATAN:Pinca BRI Cabang Sukabumi Bambang Utoyo (dua kiri) bersama jajaran direksi meninjau kegiatan donor darah, di kantornya.

*Bagi MBR Penghasilan Pokok Tidak Lebih Rp3,5 Juta

SUKABUMI-Kabar gembira bagi masyarakat Sukabumi yang sampai saat ini belum memiliki rumah. Sebab, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Sukabumi siap menggulirkan program pemberian Kredit Konstruksi, untuk pembangunan perumahan dan Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera (KPRS).

Pemimpin Cabang (Pinca) BRI Sukabumi Bambang Utoyo mengatakan dengan menggandeng Perum Perumnas sebagai pengembang rumah murah dan dipertegas dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman, yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sofyan Basir dan Direktur Utama Perumnas, Himawan Arief Sugoto di Jakarta beberapa waktu lalu. Maka BRI mendukung sepenuhnya bisnis Perumnas. Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia termasuk Sukabumi Jawa Barat (Jabar), melalui penyediaan tempat tinggal, dalam pembangunan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“BRI siap menyediakan rumah murah, dengan sasaran MBR berpenghasilan rendah (MBR) di Sukabumi. Kami tidak ada targetan yang terpenting lebih banyak konsumennya itu lebih baik,”ujar Pinca BRI Cabang Sukabumi, Bambang Utoyo yang ditemui Radar Sukabumi disela-sela Bakti Sosial Donor Darah Dalam Rangka HUT RI ke-67 dan Family Gathering Silaturahim Idul Fitri 1433 H di Kantor Cabang BRI Sukabumi, Sabtu (15/9).

Menurut pria murah senyum ini, hal tersebut menjadi peluang yang baik bagi BRI, untuk tetap dan terus mendukung bisnis Perumnas dalam mencapai visi perusahaan yaitu menjadi pelaku utama penyedia perumahan dan pemukiman di Indonesia.

“Untuk mendorong percepatan pembangunan rumah sehingga bisa diakses MBR, maka bisnis perumahan saat ini sedang bagus-bagusnya,”tuturnya.

Lantas bagaimana peran serta BRI Cabang Sukabumi untuk menyukseskan program KPRS. Orang nomor satu di lingkungan BRI Kanca Sukabumi ini menegaskan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin dalam menyukseskan program tersebut. “Sampai saat ini BRI Cabang Sukabumi gencar melakukan sosialisasi kepada para pengembang perumahan, terkait program ini,”tuturnya.

Namun, dalam sosialisasi tersebut, lanjut Bambang ditemukan berbagai kendala yang dihadapi para pengembang perumahan di Sukabumi. Seiring harga bahan baku atau material pembuatan rumah yang terus naik, mayoritas para pengembang perumahan itu keberatan dengan plafon KPR yang ditawarkan BRI. “Karena plafon KPR yang ditetapkan BRI tidak bisa lebih dari Rp70 juta, maka tidak sedikit pengembang keberatan dan mengajukan kepada kita agar jumlahnya dinaikkan. Karena harga bahan bangunan pun naik,”urainya.

Menghadapi hal tersebut, Bambang memastikan akan membawa usulan yang dilayangkan para pengembang tersebut ke kantor pusat selaku pembuat kebijakan. “Kami juga memaklumi kendala yang mereka hadapi sekarang, untuk itu seluruh masukan segera kami laporkan kepada pembuat kebijakan,”tegasnya.

Sementara itu, Account Officer BRI Cabang Sukabumi Fidji M Sobar menambahkan, target BRI secara nasional dalam penyaluran KPRS di tahun 2012 ini sebesar Rp3 triliun dengan suku bunga sebesar 7,25%/tahun fixed, dengan tenor 15 tahun untuk kepemilikan rumah tipe 36, dengan harga maksimal Rp 70 juta.

“Syarat utama MBR yang bisa mengakses layanan perbankan KPRS ini , adalah mereka yang berpenghasilan tetap yang diukur dari penghasilan pokok gajinya tidak melebihi Rp3,5juta,”paparnya sembari mengatakan suku bunga yang rendah serta kemudahan dan kecepatan dalam pelayanan yang diberikan BRI, menjadi kebutuhan masyarakat untuk memperoleh rumah tinggal siap huni.(sri)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=27520

Posted by on 17 Sep 2012. Filed under EKBIS SUKABUMI. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top Jump To Top
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.