Sejarah Mesjid Agung Cianjur

MEGAH: Masjid Agung Cianjur sentral kegiatan Islam warga Cianjur.foto:deni/radarsukabumi

Dipelopori Bupati Keempat Raden Adipati Wiratanudatar IV Sejak 1727

BERDIRINYA Mesjid Agung di Kabupaten Cianjur tentunya sangat dirasakan manfaatnya oleh umat Islam. Lantaran masjid ini menjadi sentra kegiatan amaliah umat Islam di Cianjur.

Laporan : DENI ABDUL KHOLIK, Cianjur

Berdirinya Masjid Agung Cianjur sebagai syiar Islam dipelopori Ny Raden Bodedar Binti Kanjeng Dalem Sabirudin, yakni Bupati Cianjur keempat dengan gelar Raden Adipati Wiratanudatar IV (Ragent 1727-1761). Dia telah mewakafkan tanah untuk Masjid Agung Cianjur dan Alun-alun depan Masjid Agung.

“Dalam imarah masjid cukup banyak aktifitas dilaksanakan, jauh dari masa kemerdekaan RI sekitar tahun 1947 di masjid ini diadakan pengajian umum rutinan, tiap hari Ahad pagi, mubaligh penceramah tunggal,” kata Pengurus DKM Mesjid Agung Cianjur, KH Aguslani Muslih saat wartawan koran ini menemuinya di Sekretariat DKM Masjid Agung Cianjur di Jl Siti Bodedar No 96 Cianjur beberapa waktu lalu. Adapun kiai yang pernah mengisi ceramah sebelum masa kemerdekaan, yakni KH Syatibi Gentur Warungkondang, KHR Muhammad Nuh Kaum Kidul Cianjur, KRH Isa Al-Kholidi Gedong Asem Cianjur guru Thoreqat, KHR Marjuki Bojongherang, kakeknya KHR Abdul Halim Ketua MUI Cianjur sekarang, KH Musthofa (Mama Kandang Sapi Karangtengah) KHR Turo Sindanglaka Karangtengah.

Selanjutnya, ulama-ulama Cianjur setelah kemerdekaan, KH Mustofa Maleber Karangtengah, KHR Sudja’i Ciharashas Cilaku, KH Abdul Qodir Gentur Warungkondang, K Mualmi Z Irigasi Cibeber Ketua MUI Cianjur sebelum dan sesudah orde baru, KH Zein Abdul Somad (Mama Gelar) dan KRH Soleh A Pasarean Cianjur serta lainnya.

Sedangkan kini pengajian imaroh di Masjid Agung Cianjur, dari mulai kuliah Subuh, pengajian umum hari Ahad dan Rabu mubaligh bergiliran, pengajian anak-anak tiap malam ba’da Magrib oleh tenaga khusus, pengajian khusus remaja, pengajian Jumat sebelum dan sesudah Jumat dan pengajian kitab Ihya untuk para kiaya dan umum setiap Selasa pagi oleh sesepuh KHR Abdul Kodir Rozi atau Ust Koko. “Kini melalui penyebaran agama Islam dengan metode da’wah, sehingga para alumni santri di Masjid Agung, telah menyebarkan agama Islam di mana-mana, baik di Cianjur hingga ke nusantara,” ujarnya.(**)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=19141

Posted by on 24 Jul 2012. Filed under RAMADHAN. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top Jump To Top
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.