Polres Sukabumi Bina Pelajar

PENGECEKAN : Kapolres Sukabumi, AKBP Muhammad Firman (tengah) saat mengecek peserta.

PENGECEKAN : Kapolres Sukabumi, AKBP Muhammad Firman (tengah) saat mengecek peserta.

PALABUHANRATU–Sebanyak 40 pelajar tingkat SMA sederajat menjalani pembinaan Polres Sukabumi. Pembinaan pelajar pertama di Jabar itu, merupakan bentuk kepedulian polisi untuk mengantisipasi pelajar yang kini kerap tawuran.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Mapolres Sukabumi, Jalan Perkantoran Jajaway, selama dua hari. Kapolres Sukabumi, AKBP Muhammad Firman, meski peserta pembinaan polisi peduli pelajar itu adalah pelajar yang bukan doyan tawuran. Namun, kegiatan tersebut adalah merupakan kegiatan formula.
“Diharapkan pelajar ini yang mensosialisasikan hasil menjalankan pendidikan selama dua hari dua malam di mapolres,” katanya.

Ia juga berencana, agenda selanjutnya pihaknya bakal membidik pelajar doyan tawuran yang jadi peserta pembinaan polisi. “Agenda ini bukan sekedar seremoni. Kami sungguh-sungguh karena rasa peduli dan tidak mau lagi ada pelajar yang tawuran. Makanya agendanya kami rencanakan tiap bulan ada. dalam satu bulan diambil dua hari untuk mendidik pelajar,” jelasnya.

Adapun pembelajaran yang diberikan diantaranya, perkenalan, mulai perkenalan sesama teman, perkenalan keilmuan hingga diperkenalkan dengan Tuhannya masing-masing. “Kalau sudah saling kenal, saya yakin mereka tidak akan mau tawuran. Apalagi sduah mengenal tuhannya,” tandasnya.

Perwira pangak dua bunga itu juga melanjutkan, selain perkenalan, peserta juga diajak berolahraga, kerja bakti bersih-bersih, cara berpakaian rapi. “Mereka juga diberikan materi. Mulai dari materi tufoksi polisi, hukum, soal IT, realita yang terjadi soal tawuran pelajar, bahaya narkoba hingga diperlihatkan contoh-contohnya, UU lalu lintas dan lain-lain.
Jelas, bagi peserta terbaik, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi melalui Polres Sukabumi bakal memberikan beasiswa. Beasiswa tersebut merupakan sebagai penghargaan kepada pelajar yang serius mengikuti kegiatan.

Ketua DPRD kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi berharap, pelajar agar bisa menjadi polisi diri sendiri. Sehingga, manakala pelajar ini memiliki pemikiran untuk melakukan tawuran, maka dijegal atau diamankan oleh dirinya sendiri. “Kami DPRD siap menganggarkan untuk pembinaan pelajar ini. Syukur-syukur di negeri ini tidak ada lagi yang namanya tawuran pelajar,” tukasnya.(ryl)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=14830

Posted by on 18 Jun 2012. Filed under KABUPATEN SUKABUMI. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top
Copyright Ā© 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.