Kangker Serviks Penyebab Kematian Kedua Perempuan

SEMINAR: Peserta serius mengikuti seminar deteksi dini kangker serviks yang diselenggarakan TK Insan Hasanah Jalan Pesona Raya, Cianjur, Kamis (14/6).

CIANJUR-Saat ini, kanker serviks atau dikenal dengan penyakit kanker leher rahim menjadi penyebab kematian perempuan nomor dua di dunia setelah penyakit jantung koroner. Namun dalam kurun waktu setahun ke depan diprediksi kanker leher rahim akan menjadi penyebab kematian wanita nomor satu, jika tidak dilakukan upaya deteksi dini dan pengobatannya. “Akan sangat menakutkan, di negara-negara berkembang seperti Indonesia, khususnya Cianjur penyakit kangker serviks merupakan penyebab utama kematian bagi wanita,” kata Kepala Puskesmas Nagrak Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur, Meita T, didampingi koordinaotor bidang, Rohanah disela-sela seminar deteksi dini kangker serviks yang diselenggarakan TK Insan Hasanah Jalan Pesona Raya Blok AI, No 14 Cianjur, Kamis (14/6). 

Menurutnya, di dunia, setiap dua menit seorang wanita meninggal dunia akibat kanker serviks. “Jadi, jangan lagi memandang ancaman penyakit ini dengan sebelah mata,” ujarnya. Dia menegaskan, di wilayah Puskesmas Nagrak saat ini tidak ada pasien yang menderita penyakit kanker serviks. Hanya saja ada keluhan dari pasien perempuan yang mengalami sakit saat keputihan atau menstruasi. “Namun keluhan itu belum dikatakan penyakit kanker serviks, melainkan keluhan biasa yang bisa diobati sejak dini,” tuturnya.

Dia mengakui, banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kanker serviks. Di antaranya, musim pancaroba atau musim hujan dan panas tidak menentu, kebersihan sanitasi tidak terjaga. Selan itu, kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, di mana sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal akibatnya adalah virus HPV tipe 16 dan 18. “Namun, selain disebabkan oleh virus HPV, sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama,” tegasnya.

Sementara itu, Konsultan dari Komunitas Peduli Kangker Serviks, Amir Hamzah memaparkan, ada beberapa hal agar menghindari kangker serviks. Yaitu pola hidup sehat, setia pada pasangan, divaksin bagi yang belum menikah, dan lainnya. Terpisah, Ketua Yayasan Barokah Grup, Meike Handayani didampingi Kepala Sekolah TK Insan Hasanah, Popon Sopia menjelaskan, jumlah peserta yang mengikuti seminar ini sebanyak 100 orang. Mereka dari wilayah Kecamatan Cianjur. “Sosialisasi ini akan kami terus laksanakan kepada kaum perempuan, karena untuk mencegah terjadinya penyakit kanker serviks,” imbuhnya. Sementara itu, Kapuspindik Cianjur Kota, Nandang Kosasih sangat mengapresiasi seminar yang dilaksanakan Insan Hasanah. “Kami juga berharap, sekolah lain melaksanakan kegiatan seperti ini, untuk pendidikan dini bagi kaum perempuan,” pungkasnya. (den)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=14538

Posted by on 15 Jun 2012. Filed under CIANJUR. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top
Jump To Top
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.