Mobil Listrik Produk Cilodong, Depok, si Embrio Mobnas

Menggunakan Enam Baterai, Mampu Berjalan 78 Kilometer

Menteri BUMN Dahlan Iskan saat meninjau pabrik mobil listrik di Cilodong, Kota Depok

Mentri BUMN Dahlan Iskan menyempatkan waktu meninjau pabrik Mobil Listrik, yang sekaligus memproduksi Mobil Rakyat (Mobira)di Jalan Kampung Sawah RT02/01, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok. Seperti Apa Mobil listrik itu?

Laporan: Tumpak Mangasi Tampubolon

Mobil tenaga listrik yang dilirik Menteri BUMN Dahlan Iskan itu sebentar lagi bisa ditunggangi. Perakitan mobil itu sudah dimulai sejak tengah Juli mendatang. Penggagas mobil masa depan itu adalah pencipta mobil rakyat (mobira) Dasep Ahmadi, Direktur Utama PT Sarimas Ahmadi Pratama.

Pabriknya tidak terlalu besar, di depan pintu gerbang yang berwarna abu-abu tertulis jelas nama pabrik mobil lisrik itu,  PT Sarimas Ahmadi Pratama. Dari Pusat Kota Depok, jaraknya sekitar 3 KM atau  bila ditempuh mengunakan sepeda motor hanya memakan waktu 15 menit.

Pabriknya berada persis dipinggir Jalan. di Jalan Kampung Sawah RT02/01, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.

Di dalamnya nampak banyak mesin-mesin ukuran besar, dan puluhan pekerja. Beberapa blok mesin dihasilkan di pabrik itu. Dipabrik itu juga diproduksi mesin bubut untuk SMK se-Indonesia.

Adalah Dasep Ahmadi, pemikir sekaligus pengusaha nasional bidang perancangan dan pembuatan mesin perkakas. Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), sekaligus Ketua Asosiasi Industri Mesin Perkakas Indonesia (Asimpi) 2008-2013, anggota Pengurus BKM-PII, dan Ketua Gabungan Asosiasi Perusahaan Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA). “Iya kami sedang merakit mobil listrik itu.

Pak Menteri BUMN Dahlan Iskan datang untuk melihat-lihat, tadi pun datang lagi berkunjung tapi di pabrik yang di Jakarta. Itu juga dadakan dan hanya sebentar, melihat perkembangan mobil listrik itu. Sudah dua kali datang melihat mobil itu, Selasa (8/5) dan tadi siang,” kata Dasep Ahmadi kepada Radar Depok (Radar Sukabumi Group), kemarin.

Dasep- sapaanya- sudah lama berkeinginan membuat mobil listrik. Dia juga menciptakan mobil rakyat (mobira) yang hemat bahan bakar. “Pak dahlan juga memberi masukan mengenai mobil listrik itu,” katanya.

Sementara itu, Humas PT Sarimas Ahmadi Pratama, Ajeng menambahkan, mobil listrik itu akan menggunakan enam baterai listrik dan bisa diisi ulang seperti baterai handphone (HP). Sekali isi, dapat menempuh jarak 78 kilometer. “Yang pasti, sampel mobil nasional itu akan segera selesai,” ujarnya menambahkan.

Manejer Operasional PT Sarimas Ahmadi Pratama, Sujono, menambahkan,  realisasi mobil tenaga listrik meliputi desain rangka, mesin, dan bahan bakar yang digunakan.  “Jika tidak salah, pada 2009 mobil listrik ini sudah diwacanakan di Kampus ITB. Akan tetapi, terobosannya justru penciptaan mobil rakyat,” ujarnya.

Menurut dia, ada empat rekan Dasep Ahmadi yang ikut membantu menciptakan mobil listrik. Mereka diminta mencari sumber tenaga pengerak roda. Dipastikan, mesinnya menggunakan turbin kecil sebagai penghasil listrik.(*)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=12465

Posted by on 24 Mei 2012. Filed under FEATURES. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.