Pemkab Belum Perhatikan SLB

CIANJUR–Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Barat Budiono menilai Pemerintah Kabupaten Cianjur masih kurang memperhatikan keberadaan Sekolah Luar Biasa (SLB).

“Selama ini Pemkab Cianjur terkesan hanya serius pada sekolah formal saja, sedangkan SLB terkesan dibiarkan,” kata Budiono lantang kepada Radar Cianjur.
Apalagi namanya SLB, seharusnya perhatiannya pun harus luar biasa.

Seluruh SLB yang ada di Cianjur harus diperhatikan. “SLB harus dibantu dan ditingkatkan baik sarana maupun SDM-nya. Jangan salah. Ini urusannya hati nurani dan manusia, jadi jangan diabaikan begitu saja, tapi harus disentuh,” tegas anggota legislatif asal Cianjur selatan yang membidangi kesejahteraan rakyat tersebut.

Apa yang dilontarkan Budiono tidak hanya untuk Cianjur, melainkan seluruh Jawa Barat. Karena SLB cukup banyak. Bahkan di Cianjur ada delapan SLB yang harus diperhatikan. “Sekali lagi pemda setempat harus serius membantu, baik sarananya maupun SDM-nya,” pintanya.

Budiono, berkali-kali imengatakan bahwa anak berkebutuhan khusus perlu diperhatikan secara serius oleh semua elemen masyarakat. Tidak hanya oleh pemerintah saja. Keterbatasan yang dialami oleh anak-anak bukan sesuatu yang sia-sia, tetapi harus diasah dan dikemas secara terus-menerus sehingga menjadi sebuah prestasi.

“Anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi dan keunggulan yang luar biasa dan berbeda dengan anak-anak lainnya. Mereka diberikan karunia khusus, sehingga tidak boleh diremehkan,” tambahnya.

Hal ini, kata pria yang akrab disapa Romo ini, akan terlihat dari antusiasme mereka ketika mengikuti lomba dan berbagai kreativitas yang ditampilkan, seperti berbagai kerajinan tangan yang dipamerkan, keterampilan bermain musik, menyanyi, drum band, berpuisi dan sebagainya.

“Dalam keterbatasan mereka, para siswa ini bisa memberikan suatu tontonan yang sangat menarik, seperti layaknya anak-anak yang normal. Untuk itu, potensi ini harus terus diasah dan dikemas secara baik oleh para guru sehingga bisa menjadi modal bagi masa depan mereka. Jadi para guru juga harus diperhatikan khsusunya oleh Pemda setempat,” katanya.

Menurutnya, dalam keterbatasan anak-anak berkebutuhan khusus diharapkan terus memotivasi diri untuk menatap masa depan yang terbentang luas. Untuk itu, anak-anak harus terus belajar dan belajar menimba ilmu dan mencari tahu hal-hal yang baru untuk mendukung keterampilan dan kemampuan dalam persaingan yang mengglobal saat ini.

“Walaupun keterbatasan tetapi memiliki kelebihan dan keunggulan yang tidak dimiliki oleh semua anak pada umumnya. Mutu pendidikan di Cianjur masih perlu diperhatikan secara serius, sehingga para guru SLB diharapkan untuk terus bersama pemerintah membangun dan mengembangkan pendidikan di daerah ini,” harapnya.(*/tan)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=10144

Posted by on 30 Apr 2012. Filed under CIANJUR. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed

Photo Gallery

Jump To Top
Copyright © 2009 PT. Jawa Pos National Network. All Rights Reserved.