OLAHRAGASEPAKBOLA

Satgas Datangi Asprov PSSI Jatim

RADARSUKABUMI.com–SATGAS Antimafia Bola kembali menyambangi Kantor Asprov PSSI Jatim di Jalan Ketampon, Surabaya, belum lama ini. Mereka mencari bukti terkait dengan kasus tuan rumah Piala Soeratin 2009 yangdilaporkan mantan Manajer Perseba Super Bangkalan Imron Abdul Fattah.

Nah, kasus itu menyeret nama Iwan Budianto yang sekarang menjabat kepala staf Ketum PSSI dan Manajer Madura United Haruna Soemitro yang ketika itu menjabat ketua PSSI Jatim. Total ada tiga petugas Satgas Antimafia Bola yang datang.

Mereka berpakaian serbaputih di bagian atas. Ketiganya tiba di kantor Asprov PSSI Jatim pukul 10.00. Dua jam berselang, tiga anggota satgas tampak meninggalkan kantor Asprov PSSI Jatim.Saat dikonfirmasi, Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombespol Argo Yuwono membenarkan hal itu. Namun, kedatangan satgas enggan disebut sebagai penggeledahan.

“Kami datang hanya untuk berkoordinasi. Kami minta data soal Piala Soeratin 2009. Kami klarifikasi saja, kapan mainnya,” katanya saat dihubungi.Sayang, data yang dicari satgas urung didapat. Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh menuturkan, mereka memang tidak memiliki data Piala Soeratin 2009.

Dia hanya punya arsip saat memimpin Asprov PSSI Jatim sejak 2017. Praktis, tim satgas diberi data Piala Soeratin edisi 2017 dan 2018. “Sebagai perbandingan saja. Yang baru seperti ini, yang lama saya tidak tahu seperti apa,” ucapnya.

Meski tidak mendapatkan data yang diinginkan, Argo mengatakan tidak masalah. Mereka akan terus menyelidiki kasus itu. Termasuk tidak tertutup kemungkinan jika ke depan kantor Asprov PSSI Jatim kembali disambangi Satgas Antimafia Bola.

Di sisi lain, Riyadh menyatakan siap jika tim satgas kembali mencari data baru terkait Piala Soeratin 2009. Asprov PSSI Jatim bakal berupaya maksimal untuk kooperatif. “Tidak akan ada yang
kami tutup-tutupi. Kan ini terkait penegakan hukum, ya harus kooperatif semuanya,” tambah pria yang berprofesi sebagai pengacara itu.

Argo menambahkan, jika bukti sudah kuat, kasus akan dinaikkan ke tahap penyidikan. Argo hanya menunggu beberapa bukti yang bisa membuat kasus tersebut naik level. “Kalau memang semuanya sudah siap, ya pasti mereka (Iwan Budianto dan Haruna Soemitro, Red) kami panggil,” tambah pria yang juga menjabat Kabidhumas Polda Metro Jaya itu.

Namun, sebelum Iwan dan Haruna dipanggil, Imron akan dimintai keterangan oleh satgas. Rencananya, dia dan satgas mengadakan pertemuan. “Pekan ini Satgas Antimafia Bola akan ke Surabaya,” papar Imron. Namun, untuk hari dan tanggalnya, Imron belum bisa mengatakan.

 

(net)

Tags

Tinggalkan Balasan

Check Also

Close