UNIVERSITAS NUSA PUTRA

Kebutuhan Ahli Big Data Naik 28%, Sistem Informasi UNsP Pilihan

Hampir semua alumni sudah bekerja dan berwiraswasta. Dari sisi kemandirian juga cukup berhasil, terbukti beberapa mahasiswa Sistem Informasi UNsP yang memiliki usaha sendiri khususnya di bidang IT.

“Menurut survei, saat ini kebutuhan ahli big data meningkat dratis. Banyak perusahaan mencari ahli yang dapat mengolah data, IBM bahkan memprediksi kenaikan kebutuhan profesi ini mencapai 28%. Tentu peranan data scientist sangat dibutuhkan.

Survei dari McKinsey memprediksi kebutuhan tenaga ahli bidang pengolahan big data mencapai 140 – 190 ribu orang,” jelas Dudih Gustian.

Kepada Radar Sukabumi, Dudih mengungkapkan berbagai keunggulan kuliah Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Universitas Nusa Putra.

Berikut wawancara lengkapnya:

1. Menjadi seorang ahli butuh pengalaman dan pembiasaan, bagaimana Anda menyiasatinya?

Ya benar, salah satu program kerja wajib pada Prodi Sistem Informasi
di UNsP, bidang akademik dan kemahasiswaan ialah Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI) Goes to School seperti dilaksanakan di SMK Ulul AlBab Karamat, Kota Sukabumi dan SMK Bina Mandiri Cicantayan di Kabupaten Sukabumi.

Program ini rutin dilaksanakan mahasiswa guna mengasah pengetahuan kognitif, afektif, dan psikomotorik sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.

Kegiatan ini merupakan wujud bakti HMSI kepada masyarakat dalam upaya membantu memberikan informasi, khususnya kepada para siswa, terkait perkembangan teknologi informasi. Selain itu, untuk mengasah dan membangun rasa percaya diri mahasiswa, sekaligus langkah nyata membantu masyarakat di bidang pendidikan.

Kegiatannya terdiri dari dua sesi yakni, penge nalan Prodi Sistem
Informasi UNsP dan pemaparan mengenai perkembangan sistem informasi, serta peluang-peluang yang bisa diambil dalam bidang terkait. Pada sesi terakhir, pemberian motivasi kepada siswa yang mengkuti kegiatan tersebut.

2. Apa kelebihan Prodi Sistem Informasi Universitas Nusa Putra dibanding di perguruan tinggi lain?


Sistem Informasi merupakan salah satu Program Studi di Universitas Nusa Putra (NPU) yang menghasilkan Sarjana Kompu ter (S.Kom).

Lulusan diarahkan menjadi ahli dalam bidang pengelolaan bisnis berbasis teknologi informasi, sehingga mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi perusahaan guna memenangkan persaingan bisnis.

Selain itu, lulusan juga mampu melakukan rekayasa sistem perdagangan electro nik, serta ahli dan trampil dalam pengembangan sistem informasi.

Prodi Sistem Informasi juga mampu menghasilkan sarjana komputer yang tidak hanya menguasai pengetahuan komputer, tetapi juga memiliki pengetahuan akuntansi, sehingga mampu melakukan rekayasa sistem informasi akuntansi, ahli dan terampil dalam pengebangan sistem akuntansi, baik berbasis komputer maupun manual.

3. Banyak yang belum memahami, setelah lulus, ke mana sebenarnya lulusan Prodi Sistem Informasi ini bisa berkarir?

Peluang kerja lulusan sistem informasi adalah menjadi konsultan SI, programmer, database administrator, audit SI atau TI, wirausaha, businesss analyst, dan application devoloper. Peluang berbisnis sendiri juga cukup terbuka, seperti menjadi sofware engineering e-business, membuat aplikasi technopreuneur bidang IT atau SI.

Saya juga sangat optimistis jika lulusan Sistem Informasi UNsP mampu bersaing de ngan lulusan dari perguruan tinggi lain. Jika dilihat hampir semua alumni sudah bekerja dan berwiraswasta. Dari sisi kemandirian juga ada beberapa mahasiswa SI yang sudah punya usaha sendiri khususnya bidang IT.

Saat ini kebutuhan akan ahli big data meningkat dratis, sehingga
banyak perusahaan mencari ahli yang dapat mengolah data, IBM bahkan memprediksi kenaikan kebutuhan profesi ini mencapai 28%.

Tentu peranan data scientist sangat dibutuhkan. Survei dari McKinsey memprediksi kebutuhan tenaga ahli bidang pengolahan ‘big data’ mencapai 140 – 190 ribu orang.

Platform media sosial bagi profesional, Linkedin merilis data di tahun 2017 kebutuhan dunia kerja akan tenaga ahli profesional pengolah data naik sebesar 6.5 kali dibanding 5 tahun lalu.

Nah, masalah berikutnya, sumber daya kurang. Kebutuhan besar namun institusi pendidikan yang menghasilkan tenaga ini masih sangat langka. Padahal, hampir semua jenis perusahaan kini membutuhkannya.

Melihat adanya gap kebutuhan dan tren ke depan akan meningkatnya kebutuhan SDM data scientist, kami menyikapinya dengan meningkatkan kualitas mahasiswa Prodi Sistem Informasi dari hal yang paling mendasar.

4. Bagaimana cara Anda mendidik agar mahasiswa sukses
saat dan setelah kuliah dalam menyongsong era revolusi industri 4.0?

Sukses di kampus adalah mimpi bagi siapa saja yang telah masuk perguruan tinggi. Karena selain akan memperoleh gelar akademik, juga
tawaran beasiswa tentunya.

Banyak kasus mahasiswa sukses secara akademik tetapi gagal di dunia nyata, atau sebaliknya. Mengapa demikian, banyak faktor yang menyebabkan seseorang tidak dapat sukses menjadi seorang mahasiswa.
Standar sukses seorang mahasiswa adalah dapat mengamalkan ilmu yang diraih dibangku kuliah di dalam dunia nyata.

Di UNsP, saya menekankan kepada mahasiswa untuk meniatkan diri lulus sesuai target waktu.

Banyak mahasiswa melewatkan hal ini dengan berbagai alasan. Tetapi tekad awal ini akan memengaruhi tanggung jawab dan dedikasi mahasiswa.

Mahasiswa juga didik untuk tidak berbuat curang, karena perilaku ini selain merugikan diri sendiri, seperti mencontek, akan mematikan kemampuan yang dimilikinya, merugikan orang lain,
dan mengikis rasa percaya dirinya.

Mencarikan peluang untuk membantu biaya studi, karena selalu ada saja mahasiswa yang putus studi karena persoalan biaya. Dosen juga harus memosisikan sebagai pendidik sekaligus orang tua yang selalu siap mendengar dan membimbing mahasiswanya. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya sukses dalam akademik tetapi juga non akademik.

Sukses di kampus adalah mimpi bagi siapa saja yang telah masuk perguruan tinggi. Karena selain akan memperoleh gelar akademik, juga
tawaran beasiswa tentunya.

Banyak kasus mahasiswa sukses secara akademik tetapi gagal di dunia nyata, atau sebaliknya. Mengapa demikian, banyak faktor yang menyebabkan seseorang tidak dapat sukses menjadi seorang mahasiswa.

Standar sukses seorang mahasiswa adalah dapat mengamalkan ilmu yang diraih dibangku kuliah di dalam dunia nyata.
Di UNsP, saya menekankan kepada mahasiswa untuk meniatkan diri lulus sesuai target waktu.

Banyak mahasiswa melewatkan hal ini dengan berbagai alasan. Tetapi tekad awal ini akan memengaruhi tanggung jawab dan dedikasi mahasiswa.

Mahasiswa juga didik untuk tidak berbuat curang, karena perilaku ini selain merugikan diri sendiri, seperti mencontek, akan mematikan kemampuan yang dimilikinya, merugikan orang lain,
dan mengikis rasa percaya dirinya.

Mencarikan peluang untuk membantu biaya studi, karena selalu ada saja mahasiswa yang putus studi karena persoalan biaya. Dosen juga harus memosisikan sebagai pendidik sekaligus orang tua yang selalu siap mendengar dan membimbing mahasiswanya. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya sukses dalam akademik tetapi juga non akademik.

5.Lalu bagaimana dengan upaya meningkatkan kualitas mahasiswa dan membuat pembeda antara dengan mahasiswa UNsP dengan perguruan tinggi lain?

Pihak Prodi Sistem Informasi UNsP juga terus mengarahkan agar Dosen yang Lahir dari Keluarga Pendidik mahasiswa juga fokus pada kegiatan inti yang rutin dilakukan di luar materi kuliah yang diberikan, seperti mengikuti seminar dan konferensi nasional dan internasional, seperti mengikuti International Conference Engineering, Computer and Design (ICCED) yang digelar setiap tahun di luar negeri.

Selain itu, mahasiswa pun didorong mengikuti workshop, HMSI Goes To School, bakti sosial, hingga melakukan kunjungan industri.
Dan yang tidak kalah penting, HMSI juga rutin mengadakan kegiatan luar kampus untuk mempufuk kebersamaan anatar dosen dan mahasiswa.

Dosen yang Lahir dari Keluarga Pendidik

Dudi Gustian lahir di Sukabumi pada Agustus 1980. Lahir dari keluarga pegawai negeri sipil. Ibunya seorang pensiunan di Dinas Pendidikan kota Sukabumi dan ayah PNS Pemda bagian Arsip dan Perpustakaan.

“Bakat saya sebernarnya dalam bidang seni, terutama melukis dan menggambar, tetapi entah kenapa malah tidak menekuni bidang itu.

Saya juga pernah bercita-cita menjadi seorang dokter dan tentara. Tapi Allah SWT ternya berkehendak lain, malah menjadi guru dan dosen, yang justru tidak pernah terpikirkan sejak kecil,” paparnya.

Namun demikian, hal itu tetap disyukurinya karena ternyata ia begitu menikmati profesinya saat ini. “Mungkin karena ada faktor keluarga ya, nenek saya juga seorang guru sekolah dasar di Cianjur, kakak pertama guru SD juga di Kota Sukabumi. Bahkan salah seorang dari keluarga besar saya Dosen PNS di Institut Pertanian Bogor (IPB).”

Dudih muda juga pernah mendaftar di Politeknik Universitas Indonesia (sekarang Poli Teknik Negeri Jakarta) pada tahun 2000, walaupun hanya sampai D1 Teknik Elektronika, karena tidak memiliki cukup biaya.

Dua tahun berikutnya, ia masuk D3 IPB melalui jalur PMDK. Kini, selain mengajar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kota Sukabumi, SMA PGRI 1 Kota Sukabumi, ia juga menjadi dosen di Universitas Nusa Putra dan perguruan tinggi lainnya di Sukabumi.

“Saya juga pernah mengajar di SMK Yaspida Kabupaten Sukabumi tahun 2005 dan SMA Negeri 4 Kota Sukabumi sejak tahun 2007 sampai 2010. Di dua sekolah tersebut, saya mendapat banyak pelajaran hidup dan ilmu,” pungkas Dudih.

BIODATA

DUDIH GUSTIAN, ST., M.Kom.
Sukabumi, Agustus 1980

RIWAYAT PENDIDIKAN

  • SD Cipanas 1 kota Sukabumi (1993)
  • SMP Negeri 3 kota Sukabumi (1996)
  • SMK Negeri 1 kota sukabumi (1999)
  • Diploma 3 Institut Pertanian Bogor, program studi Teknik Instrumentasi dan Kontrol (2005)
  • Sarjana Universitas Muhammadiyah Sukabumi, program studi Teknik Informatika (2009)
  • Akta mengajar IV Universitas Djuanda – Bogor (2010)
  • Magister STMIK Nusa Mandiri Jakarta, program studi Magister Ilmu Komputer (2013)

RIWAYAT PEKERJAAN

  • PT Module Intracs Yasatama, sebagai teknisi (1999-2002)
  • SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, sebagai Guru (2006-sekarang)
  • SMA Negeri 4 Kota Sukabumi, sebagai Guru (2007-2011)
  • STT Nusa Putra, sebagai Dosen (2014-2018)
  • Universitas Nusa Putra, sebagai Dosen dan Kepala Prodi (2014-sekarang)

RIWAYAT PENELITIAN

  • Aplikasi Mikroprosesor Z80 untuk mengontrol intensitas cahaya menggunakan sensor LDR, PAU –CITS IPB Bogor, 2005
  • Rutin Primitif Software dan Hardware dengan Mikrokontroler AT89S52, KKP – Instrumentasi – ITB Bandung, 2004
  • Sistem Inventarisasi Barang dengan Visual Basic dan MS – Access, Jurusan Teknik Mesin, SMK Negeri 1 Kota Sukabumi, 2009
  • Pembelajaran TIK dengan metode Inquiry pada kelas X, SMA Negeri 4 Kota Sukabumi, 2010
  • Kajian kinerja Guru untuk mendapatkan sertifikasi pada Guru SMK Negeri 1 Kota Sukabumi dengan metode Adaptif Neuro Fuzzy Inference System, STMIK Nusa Mandiri Jakarta, 2013

PENGALAMAN ORGANISASI

  • Anggota Pramuka SMK Negeri 1 Kota Sukabumi (1996-997)
  • Anggota Tim Paskibra SMK Negeri 1 Kota Sukabumi (1996-1997)
  • Ketua Tim Robot Cerdas Indonesia untuk kontes di Universitas Indonesia dari D3 Institut Pertanian Bogor (2004)
  • Sekertaris Forum Tenaga Honor Sekolah Negeri Kota Sukabumi (2009-2010)
  • Koordinator Olimpiade Komputer SMA Negeri 4 Kota Sukabumi tahun 2010
  • Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMA PGRI 1 Kota Sukabumi (2012-sekarang)
  • Wakil Kepala Bidang SDM dan Akademik Lembaga Smart Generation (2012-sekarang)

loading...
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close