KOTA SUKABUMI

Puluhan Siswa SDN Cimanggah II Ngungsi

* Akibat Robohnya Ruang Kelas

CIKOLE– Satu ruang kelas SDN Cimanggah II ambruk pada Rabu (5/12) dini hari sekitar pukul 01:00 WIB. Diduga, ambruknya ruang kelas yang sebelumnya digunakan kelas satu ini, karena kondisinya sudah lapuk dan tidak kuat saat hujan mengguyur lokasi tersebut.

Kendati demikian, proses belajar mengajar di sekolah yang beralamat di Kampung Cimanggah RT 4/2 Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole ini tidak terganggu. Sebab, 27 peserta didik kelas I sudah dipindahkan sejak Januari ke ruang perpustakaan sekolah.

Kepala Sekolah SDN Cimanggah II, Aliyudin mengungkapkan, kejadian tersebut awalnya diketahui oleh penjaga sekolah dan warga sekitar. Saat kejadian, suara cukup keras terdengar karena nyaris seluruh atap dan sebahagian tembok ambruk.

“Penjaga sekolah yang pertama tahu kejadian ini, tapi sebelumnya memang kelas ini sudah dikosongkan karena kondisinya pun mengancam. Jadi KBM tetap berjalan seperti biasanya,” jelasnya saat ditemui di lokasi.

Pengajuan perbaikan kepada Dinas Pendikama dan Kebudayaan Kota Sukabumi sudah dilakukannya. Bahkan rencananya, di tahun depan ruang kelas ini akan mendapatkan perbaikan total. Sedangkan untuk sisa ruangan kelas lainnya, dalam kondisi yang baik.

“Makanya kami kosongkan, karena memang sudah dianggarkan oleh dinas di tahun depan. Ya, mungkin karena sudah terlalu lapuk atapnya dan diguyur hujan terus-terusan sehingga langsung ambruk. Untung saja kejadiannya dini hari,” ungkapnya.

Sementara itu, ditemui di lokasi Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Dikdik Kristiana mengklaim, perbaikan untuk ruang kelas ini sudah dianggarkan pada tahun depan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Sudah dianggarkan dari DAK, perbaikan dengan kategori berat. Insyallah, secepatnya mungkin pada Februari 2019 kita mulai perbaiki,” ujarnya.

Adapun secara umum kondisi sekolah dasar dan menengah di Kota Sukabumi, sebut Dikdik, diklaim cukup bagus dan aman. Persentasenya, hanya tinggal 3 persen saja yang perlu perbaikan.

“SD dan SMP negeri maupun swasta di Kota Sukabumi berjumlah 119, 101 negeri diantaranya dan kondisi bangunannya cukup baik dan aman,” singkatnya.

 

(upi/t)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close