KABUPATEN SUKABUMI

Harga Daging Ayam Mulai Merangkak

RADARSUKABUMI.com, CIKEMBAR— Jelang pergantian tahun baru 2018-2019, harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Sukabumi, terus merangkak naik. Seperti di Pasar Tradisional Panggeleseran, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, harga daging ayam potong dijual Rp38.000 hingga Rp39.000 per kilogram.

Sebelumnya, harga daging ayam potong di kisaran Rp30.000 hingga Rp32.000 per kilogram. Kenaikan daging ayam ini sudah berlangsung sejak satu pekan terakhir.

Seorang pedagang daging ayam di Pasar Tradisional Panggeleseran, Apit (35) warga Kampung Tanjungsari, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, menjelaskan, bahwa kenaikan harga yang lebih dari 30 persen ini, di sebabkan karena kurangnya pasokan dari peternak.

Sementara daya beli masyarakat meningkat jelang pergantian tahun baru ini. “Harga daging ayam naik karena pasokannya kurang. Biasanya ada pasokan dari sentra penghasil ayam potong seperti dari daerah Cianjur. Namun, saat ini tidak ada,” jelas Apit kepada Radar Sukabumi saat melayani konsumennya yang tengah membeli daging ayam potong.

Akibat kenaikan harga ini dan sepinya pembeli, membuat penghasilan pedagang daging ayam potong menurun hingga 40 persen dari hari biasanya. “Biasanya dalam sehari saya bisa menjual daging ayam hingga 50 kilogram dengan jumlah nominal sebesar Rp1.700.000. Namun, saat kondisi seperti ini saya hanya bisa menjual daging ayam sebanyak 30 kilogram saja,” bebernya.

Sementara itu, salah seorang warga Kampung Babakan, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikemabar, Nurhassanah (37) menjelaskan, bahwa ia terpaksa membeli daging ayam potong untuk kebeutuhan makan keluarganya.

loading...
1 2Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close