KABUPATEN SUKABUMI

TPT Ambrol, Banjir Bandang Terjang Cidadap

SIMPENAN — Kampung Babakan Pendeuy Rt 02/14 Desa Cidadap Kecamatan Simpenan diterjang bencana Banjir Bandang. Hal itu terjadi akibat Tembok Penahan Tebing (TPT) ambrol seusai hujan deras yang menerjang daerah tersebut pada Senin (26/11) kemarin. Tidak ada korban jiwa akibat banjir tersebut, namun belasan rumah dan sawah terdampak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, TPT yang memiliki panjang dan tinggi 10 meter tersebut ambrol pada pukul 17.30 WIB.”Saat itu hujan deras, atas kejadian ini, akses jalan menuju kami pasang rambu pembatas bahaya sementara, agar penguna jalan yang menuju Kampung Kawung Luwuk dan Ciramen bisa ektra hati-hati saat melintas, “ujar Nana Sumarna Bidang Kesos Desa Cidadap, ketika mengecek lokasi longsor kemarin (27/11).

Berdasarkan pengecekan dilapangan, ada satu Kampung yang sering terkena bencana banjir bandang. “Banjir bandang diakibarkan sempitnya saluran sungai kecil dari atas tebing yang posisinya ada di atas pemukiman. Selain sempitnya saluran, juga banyaknya sampah potongan kayu jenis aren yang menyumbat saluran, “jelasnya Nana.

Kejadian longsor juga banjir bandang tersebut, akan segera dilaporakan ke BPBD dan pihak Kecamatan, untuk bahan evaluasi dan menanggulangan bencana selanjutnya. “Semua hasil pengecekan bersama relawan BPBD Simpenan, akan kami laporkan langsung. Agar mendapatkan penanganan selanjutnya, untuk mengantispasi terjadinya lonsoran dan banjir bandang susulan, “tandasnya.

Sementra itu, Sumiati (51) warga Kampung Ciseupan, Rt (01/13) mengaku, kejadian bajir air di campur lumpur sering menggenangi rumahnya setiap musim penghujan. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, dirinya membuat tanggul yang di buat dari karung dan pasir, dipasang di depan gerbang rumah.

“Bukan kali ini saja, setiap hujan deras belasan rumah di sini sering terkena banjir, bajir dari luapan saluran sungai kecil di belakang rumah warga. Untuk jaga jaga, saya bikin tanggulan dari pasir dan karung, agar air tidak masuk ke dalam rumah,”akunya.

1 2Laman berikutnya
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close