OLAHRAGA

Persiapan Asian Para Games Sudah 90 Persen

Rapat pleno koordinasi panitia Asian Para Games 2018 (INAPGOC) digelar di ruang sidang lantai 3 Kemenpora, Kamis (13/9) pagi.

Dalam pertemuan yang berlangsung tiga jam tersebut, kesiapan Kesiapan teknis penyelenggaraan disebut sudah maksimal.

Menpora Imam Nahrawi memimpin langsung rapat tersebut. Tampak hadir Ketua pelaksana INAPGOC Raja Sapta Oktohari, Chef de Mission (CdM) Asian Para Games Arminsyah, dan seluruh stakeholder INAPGOC.

Menurut Imam, dalam laporan yang dipaparkan di rapat pleno, persiapan sudah mencapai 90 persen. Bukan sekadar di kesiapan venue, tapi juga seluruh hal teknis yang berkaitan dengan games time. “Sudah hampir 90 persen, baik venue, volunteer, sistem, dan yang lebih penting bagaimana teman-teman turut mempublikasikan logo, semangat Asian Para Games, serta figur dan para atlet ke penjuru tanah air,” ungkap Imam.

Imam memastikan, Asian Para Games adalah langkah untuk menjaga harkat dan martabat bangsa yang betul-betul dipersiapkan dengan matang oleh INAPGOC. Tak hanya itu, kesiapan secara prestasi juga sudah diupayakan dengan maksimal CdM. “Pak Okto dan CdM terus mengawal. Tentu sukses penyelenggaraan, prestasi akan kita berikan kepada Indonesia dan semuanya sudah dilaksanakan dengan baik,” lanjut Imam.

Sementara itu, Okto menyebut bahwa khusus untuk venue, sesuai rencana akan beres seluruhnya pada 25 September. Tapi, karena ada permintaan percepatan, pihak INAPGOC pun langsung gerak cepat untuk menyelesaikan kesiapan venue lebih awal dari yang direncanakan. “Kalau dalam perencanaan kami tanggal 25, tapi hari ini ada permintaan beberapa venue mungkin kita akan lakukan percepatan dan bisa selesai sebelum 25 September. Perencanaan sudah kita mulai dari enam bulan lalu, ini membutuhkan support dari semua pihak agar waktu ini kita bisa jaga dengan baik,” tegas pria yang juga Ketua PB ISSI tersebut.

Di sisi lain, CdM Arminsyah memastikan kesiapan atlet untuk meraih prestasi sejalan dengan kesiapan INAPGOC menyukseskan pelaksanaan Asian Para Games. “Atlet sudah delapan bulan berlatih di Solo dan sudah dua cabor yang ke Jakarta, lawn ball dan menembak, selebihnya masih di Solo sambil menunggu kesiapan venue dan juga kesiapan wisma. Kami tegaskan, setiap cabor siap untuk meaih prestasi tinggi,” tandasnya.

 

(dkk/jpnn)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close