JAWA BARAT

Tol Cigatas Diperpanjang Hingga Cilacap

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus menggenjot pembangunan dalam bidang infrastruktur dan perekonomian. Salah satu yang menjadi target adalah rencana pembangunan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas) akan diperpanjang hingga Cilacap, Jawa Tengah. Pembangunan tol sepanjang 186 kilometer tersebut diharapkan bisa dimulai tahun depan.

“Kemarin ada perubahan, kemarin kita rapat, tol yang ke selatan jadi lebih panjang. Nanti dari Gedebage rencananya ke Majalaya, Garut, Tasik, Ciamis, Banjar, hingga Cilacap sepanjang 186 kilometer,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Mochamad Iriawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, kemarin (15/8).

Perubahan tersebut kata Iriawan, ialah dengan kehadiran tol yang menjadi bagian dari Tol Trans Jawa yang bakal menghubungkan sejumlah wilayah strategis di Jabar dan Jateng. “Kan di Cilacap juga ada pelabuhan di sana, tapi saya tetap meminta ada beberapa pelabuhan dibangun di selatan Jabar,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Tol Cigatas hingga Cilacap sengaja tidak mengambil titik di kawasan Cileunyi, melainkan diarahkan langsung dari Gedebage-Majalaya-Garut-Tasikmalaya-Ciamis hingga Banjar. “Nanti ada interchange masuk-keluar lewat Majalaya karena Majalaya pusat industri, saya berkeinginan lewat sana untuk mempermudah lalu lintas barang,” katanya.

Tidak hanya itu, tol tersebut nantinya akan tersambung dengan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) untuk memperlancar lalu lintas barang dan orang dari wilayah selatan ke utara Jabar. “Nanti sayur-sayur dari Garut yang akan dijual ke Cirebon tidak harus ke Jakarta dulu. Denga begitu, biaya logistiknya menjadi lebih murah,” jelasnya.

Sehingga, ia memastikan, perpanjangan Tol Cigatas hingga Cilacap sudah menjadi kesepakatan pemerintah pusat. Kini, rencana pembangunannya tengah dalam tahap feasibility study (FS) dan diharapkan ground breaking bisa dilaksanakan tahun depan.

“Nanti pemerintah pusat akan mengumumkannya, ini bocoran saja supaya masyarakat Jabar tahu bahwa Pemprov Jabar betul-betul menyoroti infrastruktur dan pemerintah pusat pun meresponsnya,” katanya.

Lebih jauh Iriawan mengatakan, pihaknya terus mendorong pemerintah pusat untuk membangun infrastruktur di Jabar. Pihaknya bersyukur, pemerintah pusat pun selalu merespons positif keinginan Pemprov Jabar tersebut.
“Memang saya agak ngotot untuk masalah ini karena penting untuk masyarakat Jabar. Infrastruktur itu memang tidak serta merta akan terasa. Rakyat yang penting bisa makan, (harga-harga) murah, betul. Tapi dengan infrastruktur, masyarakat bisa hidup sejahtera,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa mengatakan, upaya pemerintah pusat mewujudkan Tol Cigatas sudah makin matang, salah satunya dengan membuka peluang bagi investor ikut serta membangun tol tersebut. “Bahkan, dari Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), kabarnya sudah ada investor tertarik masuk,” ungkap Iwa, belum lama ini.

Pihaknya berharap, pemerintah pusat mengakselerasi rencana pembangunan Tol Cigatas mengingat embrio pembangunan infrastruktur ke wilayah Priangan Timur sudah dimulai dengan beroperasinya Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja).

 

(aga)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close