Kota Sukabumi

Sekap Korban, Buser Gadungan Diamankan

SUKABUMI— Dua orang anggota Buru Sergap (Buser) gadungan berinisial DI (26) dan SA (26) berhasil diamankan jajaran Polres Sukabumi Kota. Keduanya berniat memeras korban berinisial RA (21) yang diketahui sebagai penjual obat keras jenis tramadol, bahkan dalam aksinya korban disekap.

Dari keterangan anggota kepolisian, peristiwa ini terjadi pada Senin (6/8) lalu, saat itu dua orang pelaku mendatangi korban untuk membeli obat tramadol senilai Rp 30 ribu. Pelaku saat itu bertemu dengan korban di Kampung Tanjungsari, Desa Sinaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi.

Saat itu tanpa curiga korban memberikan 5 butir tramadol seharga Rp 30 ribu. “Korban menyerahkan 5 butir tramadol seharga Rp 30 ribu, setelah itu kedua pelaku pergi,” kata Kapolsek Gunungguruh, Resor Sukabumi Kota, Iptu Yudi Wahyudi didampingi Kanit Reskrim Ipda Sakti Alamsyah, Jumat (10/8).

Sore harinya di hari yang sama sekitar pukul 17.30 WIB kedua pelaku kembali mendatangi korban dan berniat membeli obat keras itu dengan jumlah banyak. Baru saja korban mengeluarkan obat dari dalam tas, kedua pelaku langsung mengaku sebagai anggota Buser kepolisian.

“Korban sempat kaget, telepon seluler miliknya dirampas pelaku. Korban kemudian dinaikan ke motor dengan alasan akan di bawa ke kantor polisi,” lanjut Yudi.

Saat dalam perjalanan, korban yang disekap kedua pelaku curiga dengan kedua pelaku lalu berusaha berontak dari atas motor. Ketika melintasi keramaian, korban spontan berteriak maling dan membuat kedua buser gadungan itu panik hingga motor yang dikemudikan terjatuh.

Warga yang mendengar teriakan korban langsung mendatangi lokasi, dua pelaku kemudian babak belur dihakimi massa. Berutung, dua anggota patroli polisi Polsek Gunungguruh berada tidak jauh dari lokasi dan langsung mengamankan kedua pelaku.

“Kedua buser gadungan ini kita bawa ke Polsek Gunungguruh, begitu juga korbannya. Setelah pengembangan lebih lanjut korban juga akhirnya kita tetapkan sebagai pelaku pengedar obat terlarang puluhan butir obat keras juga kita amankan,” tandas Yudi.

 

(cr18/d)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close