SUKABUMIUNIVERSITAS NUSA PUTRA

5 Program Unggulan Bikin Mahasiswa Universitas Nusa Putra Unggul dan Siap Bersaing Global

Untuk Menghasilkan SDM Sesuai Karakter Revolusi Industri 4.0, NPU Te­lah Menyiapkan Lima Program Unggulan.

MEmasuki era Revolusi Industri 4.0 (empat ko­song) Universitas Nusa Putra (NPU) menyiapkan berbagai program yang relevan untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai kebutuhan dan karakter revolusi industri 4.0.

Sebagai fase lanjutan revo­lusi tek­nologi, perbedaan mendasar revo­lusi industri 4.0 adalah dari sisi kolaboratif dan global. Secara umum, kita mengenal istilah revolusi industri yaitu (1) Revolusi  pertanian, (2) Revolusi industri, (3) Revo­lusi teknologi, dan (4) Revolusi industri empat kosong.

Untuk menghasilkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter Revolusi Industri 4.0 tersebut, NPU te­lah menyiapkan lima program ung­gulan agar mahasiswanya mampu bersaing dan sukses di kancah persaingan global.

“Adapun kelima program tersebut yakni kesatu, Program Magang Internasional atau international internship,” demikian dikemukakan Rektor NPU Dr. Ir. H. Kurniawan, M.Si, MM., kepada Radar Sukabumi di ruang kerjanya pekan lalu.

Kemudian kedua,  jelas Kurniawan lebih jauh, Program Gelar Ganda atau Double Degree dari NPU dan dari perguruan tinggi mitra di luar negeri se­perti Ming Dao University dan Sun Moon University di Korea Selatan. Ke­tiga,  Program Tugas Akhir yang dipre­sentasikan di luar negeri atau globalrize melalui konferensi ilmiah

“Sedangkan keempat, Pertukaran Mahasiswa atau  global exchange university. Dan kelima, Program Kuliah Kerja Nyata atau Kkn International atau global volunteer,” terangnya.

  1. Magang internasional atau International Internship
Mahasiswa Universitas Nusa Putra usai mengikuti ICCED 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Program wajib magang menjadi kewajiban bagi mahasiswa semua program studi (Prodi) di Universitas Nusa Putra, baik teknik maupun sosial seperti ekonomi, hukum, dan keguruan. Hal tersebut, bertujuan agar mahasiswa dapat me­ma­hami situasi dan kondisi riil dunia industri. Sehingga selesai meng­ikuti magang, mahasiswa diharap­kan memiliki kompetensi dan siap terjun ke dunia kerja.

Untuk Prodi Teknik Mesin dan Elektro misalnya, selain telah berulangkali memberangkatkan mahasis­wanya untuk magang di Taiwan dan Jepang, banyak di antaranya yang kemudian direkrut perusahaan Jepang untuk bekerja di Negeri Matahari Terbit tersebut usai mengikuti program magang.

Minggu, 8 Juli 2018 lalu, Prodi Teknik Mesin dan Elektro kembali berangkatkan 16 mahasiswa­nya ke Taiwan dan Jepang.

Teguh Rosadi
Prodi Teknik Mesin/2014 farglory logistics, taiwan

Alasan kuliah di Universitas Nusa Putra karena ingin menambah ilmu  dan wawasan global sebagai bekal masa di masa depan.

Rizki Perdana Salim
Prodi Teknik Mesin/2014 farglory logistics, taiwan

Rizki beralasan, kuliah di Universitas Nusa Putra karena satu-satunya kampus teknik di Sukabumi yang memilik sarana dan prasarana lengkap dan laboratarium khusus, serta dibimbing dosen profesional.

  1. Gelar Ganda atau Double Degree

Mahasiswa Universitas Nusa Putra diberikan kesempatan mendapatkan dua gelar sekaligus dari Universitas Nusa Putra dan perguruan tinggi mitra di luar negeri, seperti Ming Dao University dan Sun Moon University di Korea Selatan.

Hal tersebut memugkinkan mahasiswa Universitas Nusa Putra selain memiliki dua gelar sekaligus, juga sebagai upaya lembaga mensejajarkan sumber daya manusia (SDM) lulusannya di lingkungan global. Dengan demikian, mahasiswa akan lebih siap bersaing di era revolusi industri 0.4.

3. Program Tugas Akhir Presentasi di Luar Negeri atau Globalirize

Mahasiswa tingkat akhir Universitas Nusa Putra memiliki pilihan untuk mempresentasikan karya ilmiahnya di lingkup global yang diakui komunitas ilmiah internasional, atau poluler  disebut dengan skopus terindeksi (scopus index), dan IEEE yaitu sebuah organisasi yang terdiri dari banyak ahli di bidang teknik dalam semua aspek dalam industri dan rekayasa (engineering).

Selain karyanya ditampilkan dan diakui komunitas global, juga diindeksi berbagai kampus di dunia, seperti melalui ICCED 2017 di Kuala Lumpur Malaysia, dan ICCED 2018 di Bangkok, Thailand.

Conference on Computing Engineering and Design 2017

International Islamic University Malaysia (IIUM)

Conference on Computing Engineering and Design 2018

AIT conference Center Asian Institute of Technology, bangkok, thailand

4. Pertukaran Mahasiswa atau Global Exchange University

Mahasiswa semester akhir Universitas Nusa Putra bisa kuliah di luar negeri. Dengan program ini diharapkan kompetensi mahasiswa akan memenuhi syarat, sehingga kurikulumnya diakui secara global exchange. Jadi mahasiswa kuliah selama satu tahun di luar negeri, seperti dilakukan mahasiswa yang mengikuti Program Magang Internasional.

Hal sama dengan puluhan mahasiswa asing dari 12 negara yang pernah mengkuti global exchange di Universitas Nusa Putra. Universitas Nusa Putra pun sudah menjalin kerjasama dengan International Islamic University Malaysia (IIUM), Ming Dao University dan Chienco University di Taiwan, dan Sun Moon University di Korea Selatan. Sehingga mahasiswa Universitas Nusa Putra bisa kuliah di Malaysia, Taiwan, dan Korea.

  1. KKN Internasional atau Global Volunteer

Program pengabdian masyarakat mahasiswa Universitas Nusa Putra adalah program kelima dengan menggandeng Association International des Etudiants en Sciences Economiques et Commerciales (AISEC).

Melalui kerjasama tersebut, Universitas Nusa Putra juga mengirim mahasiswanya untuk menjadi voluntir di luar negeri, seperti Taiwan dan Thailand.

Sahila Muna Atalina Prodi Desain Komunikasi visual/2014 global volunteer di taiwan

Usai mengikuti seleksi dan pelatihan Outgoing/ Incoming Preparation Seminar dari Local Committe di Bogor dan Taiwan, Sahila mengajar di sekolah dasar dari graduate 1-6 di Dongxi Elementary School dan Xi-Shi Elementary School.

Muhammad Ikhsan Tohir Prodi Sistem Informasi/2014 global volunteer di thailand

Setelah melewati seleksi ketat, Ikhsan terpilih mengikuti program Global Volenteer ke Thailand. Di Thap Sakoe Wittaya School, Ikhsan mengajar bahasa Inggris, dan budaya dan bahasa Indonesia.

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close