KESEHATAN

MENGGUNAKAN OBAT YANG TEPAT, BAIK DAN BENAR

Minum obat yang benar memang dapat membuat bingung jika kita tidak mengetahui cara kerja dan kegunaan obat bagi tubuh berikut fungsinya dalam melawan penyakit. Oleh karena itu ada baiknya kita harus mempelajari atau mengetahui jenis-jenis obat yang dikonsumi, yang direkomendasikan dokter atau apoteker, serta jenis vitamin lainnya.

Mungkin banyak orang sering lupa minum obat, karena alasannya bermacam-macam mulai dari bingung dengan banyaknya aturan pakai, sibuk, tidak mau menghadapi efek samping tidak menyenangkan, atau obat yang diminum tidak mendapatkan hasil yang diinginkan. Namun, mengabaikan petunjuk minum obat justru menambah resiko penyakit bertambah parah, sementara kemampuan tubuh semakin menurun dan kemungkinan timbul penyakit baru. Oleh karena itu, sebaiknya kita bertanya kepada Dokter atau Apoteker bagaimana sebaiknya penggunaan obat yang akan kita konsumsi.

Kita sering melihat seorang Apoteker pada saat memberikan obat di Rumah Sakit atau di fasilitas kesehatan lainnya menjelaskan bagaimana cara penggunaan obat tersebut apakah sebaiknya dikonsumsi setelah makan atau sebelum makan, dikonsumsi pada pagi hari atau malam hari.

Bagi anda yang sering mengkonsumsi obat kolesterol, Apoteker selalu memberikan informasi obat tersebut harus diminum pada malam hari. Secara singkat, hal ini disebabkan karena enzim yang membuat kolesterol lebih aktif pada malam hari sehingga obat tersebut akan mengurangi lebih banyak kolesterol daripada dikonsumsi pada pai hari.

Berikut merupakan tips untuk menggunakan waktu minum obat yang baik:

1. Minumlah obat pada waktu yang sama setiap harinya sesuai dengan petunujuk yang sudah di informasikan.

2. Pastikan dengan apoteker atau dokter mengenai makanan atau minuman (misalnya teh atau susu) apa saja yang bisa dikonsumsi dan apakah waktu minum obat sebelum atau sesudah makan.

3. Jangan mengkonsumsi obat apapun dengan alcohol.

4. Jika mengkonsumsi obat dengan air putih, pastikan anda memenuhi jumlah aiar putih yang harus dikonsumsi dalam satu hari, yaitu 8 gelas air. Hal ini mencegah efek dehidrasi atau iritasi yang mungkin disebabkan oleh obat tertentu.

5. Jangan membelah, menghancurkan, atau mengunyah obat sebelum menelannya jika hal itu tidak direkomendasikan oleh Dokter atau Apoteker dalam petunjuk minum obat. Karena setiap obat memiliki cara kerja masing-masing.

6. Jangan mengkonsumsi obat dalam dosis ganda, bahkan jika anda melewatkan dosis minum obat. Segera minum obat begitu anda mengingatnya jika waktunya tidak berdekatan dengan jadwal minum obat selanjutnya.

7. Simpan obat sesuai petunjuk yang tertera pada label atau sesuai anjuran dokter dan apoteker. Obat-obat yang disimpan sembarangan dapat mengurangi efek terapi atau bahkan membahayakan tubuh.

Mulai sekarang jangan takut untuk bertanya dan konsultasikanlah kepada dokter atau apoteker jika anda memerlukan informasi yang lebih lanjut mengenai obat yang sedang anda konsumsi. Semoga bermanfaat dan salam semakin sehat dari kami, keluarga besar RS Betha Medika. (*)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close