KOTA SUKABUMI

Dadan Butuh Uluran Tangan

SUKABUMI – Sungguh miris yang dialami anak ke-5 dari pasangan Asmadi (57) dan Almarhumah Robiah, warga Kampung Salayu, Kelurahan Situ Mekar, Kecamatan Lembursitu, Dadan Tarjiwo (7). Sejak lahir hingga usianya saat ini yang menginjak tujuh tahun, tidak ada perubahan dalam tubuhnya.

Ia layaknya bayi 5 bulan. Selain itu, berat badannya pun hanya 10 Kg, dan panjang badannya cuma 30 cm. Menurut pemaparan kakak ipar Dadan, Novi (22), adek iparnya tersebut saat didalam kandungan, ibunya mengidap penyakit asma dan paru-paru.

Saat dilahirkan, pihak rumah sakit terpaksa melakukan upaya vakum. Setelah lahir, Dadang seharusnya dirawat di Rumah Sakit karena kondisinya yang tak memungkinkan. Tapi, karenakan terbentur masalah biaya yang mahal, keluarga terpaksa membawanya pulang kerumah.

“Menginjak usia tiga bulan, ibunya meninggal dunia karena tidak mendapat perawatan yang laik,” ujarnya kepada Radar Sukabumi.Novi juga menjelaskan, Dadan hingga kini tidak bisa bicara. Selain itu, kondisi tubuh dan perkembangannya terganggu, dikarenakan saat dilahirkan ada urat dibagian lehernya tertarik sehingga kondisinya hingga sekarang seperti itu.

“Waktu disedot saat dilahirkan, ada urat lehernya tertarik, jadinya begini,” jelasnya.Sedangkan pekerjaan orang tuanya, hanya pedagang asongan yang menjajakan dagangan diantar bus di Bogor dan waktu pulangnya pun tidak menentu.

“Kadang seminggu atau sebulan sekali. Pulangnya tidak menentu,” kata Novi.Selain bapak mertuanya dagang asongan di Bogor, keempat kakak Dadan hanya kerja serabutan dan memulung. Ditambah lagi, ia tidak memilki kartu kesehatan untuk berobat. Bahkan kakak Dadan, Wati (11), terpaksa putus sekolah demi bisa merawatnya. “Wati tidak sekolah. Dia yang rawat Dadan,” imbuhnya.

1 2Laman berikutnya
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close