Kota Sukabumi

Kian Tersisihkan, Delma Akan Diberdayakan

SUKABUMI — Pada masanya Delman pernah menjadi salah satu pilihan transportasi utama masyarakat. Kini moda transportasi tradisional tersebut semakin tersisihkan dengan maraknya angkutan kota dan angkutan berbasi daring. Di Kota Sukabumi kendaraan tradisonal yang ditarik oleh seekor kuda itu, kini tinggal beberapa saja kendaraan saja.

Melihat kondisi itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi berencana akan melestarikannya kembali dan berupaya mendorong agar moda trasportasi delman tetap bisa bersaing di era saat ini.

“Transportasi delman memang terancam punah. Sebab, dengan perkembangan transportasi modern persaingan semakin ketat,” ujar Walikota Sukabumi M Muraz kepada Radar Sukabumi, belum lama ini.

Untuk itu, rencananya angkutan delma akan dilibatkan dalam berbagai event kedaerah dan penyelenggaraan hari-hari besar nasional atau sejenisnya. Sehingga para kusir bisa terus mempertahkan angkutan delman. “Kita pun ingin, delman ini menjadi transportasi bagi wisatawan yang ingin menikmati susana Kota Sukabumi,” katanya.

Apalagi, keberadaan wisatawan ini akan semakin membludak dengan dibangunnya double trek Kerata Api Bogor-Sukabumi serta pembangunan jalan tol. “Jika double trek dan jalan tol sudah beres, angkutan delman ini bisa ikut mangkal di lokasi turunnya para penumpang, “akunya.

Tidak hanya itu, pada bulan puasa mendatang angkutan delman ini juga diperbolehkan untuk berkeliling di perumahan. Pasalnya, saat Ramadan banyak anak yang ingin berekreasi dan menghabiskan waktu berpuasanya atau ngabuburit dengan menggunakan delman.

1 2Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close