SUKABUMIUNIVERSITAS NUSA PUTRA

Kota Kreatif Baru Itu Bernama Sukabumi

DKV mampu memberi pengaruh besar terhadap perkembang­an kota kreatif. Tidak ada kota kreatif di du­nia yang di dalamnya tanpa melibatkan peran orang-orang disain.

Bagi seorang Arif Johari, Prog­ram Studi (Prodi), Disain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Nusa Putra (NPU) merupakan pioner di Sukabumi. Bahkan satu-satunya institusi yang memiliki Prodi DKV.

Menurut pria yang lahir di Kuning­an, Jawa Barat, 22 januari 1981 tersebut, Prodi DKV digagas sejak 2013 dan hingga saat ini sudah memasuki angkatan ke-4 dan memasuki tahun ke 5.

Lebih jauh, kepada Radar Suka­bumi, Dosen sekaligus Kepala Prodi DKV NPU itu mengungkapkan bahwa
Prodi DKV NPU terus berkembang. Hal ini terbukti dengan Akreditasi B (Baik Sekali) dari Badan Akreditasi Nasio­nal Perguruan Tinggi (BAN-PT).

“Bagi institusi yang mengawali akreditasi, tidaklah mudah untuk memperoleh Akreditasi B. Namun bagi Prodi DKV Universitas Nusa Putra, hal tersebut diperoleh berkat pe­layanan dan prestasi mahasiswa baik di tingkat lokal maupun nasional,” terang­nya.

Mahasiswa DKV STT Nusa Putra Borong Gelar Juara pada HUT ke-103 Kota Sukabumi

Dijelaskan Arif, mahasiswa DKV NPU sukses meraih Juara 1 dan 2 Lomba Logo Pariwisata dan Juara Lomba Film Pendek Kota Sukabumi. Tak ha­nya itu, di tingkat nasional pun prestasi mahasiswa DKV NPU sangat diperhitungkan. Bahkan pada 2017 sukses me­nyabet Juara 1 Kaligrafi tingkat Provinsi Jawa Barat, dan mengulang prestasi yang sama pada awal 2018 ini.

“Tidak hanya mendulang prestasi, namun pada beberapa event yang digelar di Ban­dung dan Jakarta, mahasiswa DKV NPU diundang untuk menjadi narasumber.”

Aktif di Berbagai Komunitas Kreatif

Diakui Arif, militansi dan peran mahasiswa DKV NPU tidak diragukan, terbukti mereka aktif membentuk beberapa komunitas. “Hampir di semua komunitas kreatif di Sukabumi, di sana ada mahasiswa DKV Universitas Nusa Putra.”

Komunitas dimaksud pria yang meraih gelar S1 dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Ban­dung itu adalah, Sukabumi StreetArt yang dikomandoi mahasiswa DKV NPU. Sedangkan komunitas lainnya seperti Mesin Suara, Ruang Film Sukabumi, hingga komunitas teater dan seni tradisional.

Menuju Kota Kreatif

Pria yang juga meraih D-IV da S2 di Institut Tenologi Bandung (ITB) tersebut menjelaskan, Prodi DKV didirikan dengan tujuan mulia, yakni memba­ngun Sukabumi Raya agar diperhi­tungkan dan masuk daftar kota kreatif nasional yang dibangun melalui pondasi akademik, sehingga memiliki konsep terstruktur dalam membangun konsep kreatif itu sendiri.

Hal itu, tambahnya, mengingat Sukabumi merupakan daerah potensial untuk menjadi kota kreatif. Namun sayangnya hingga saat ini belum mendapat sentuhan serius dari akademisi, khususnya yang ada dalam ruang lingkup kreativitas.

“DKV mampu memberi pengaruh besar terhadap perkembang­an kota kretaif. Tidak ada kota kreatif di du­nia yang di dalamnya tanpa melibatkan peran orang-orang disain. Dari seluruh predikat kota kreatif di Indonesia, pasti ada institusi atau perguruan tinggi yang memiliki basis disain.”

Dengan Akreditasi “B” BAN-PT, tilai Arif, modal besar sekali­gus pijakan untuk melompat lebih jauh dan tinggi mewujudkan dan memfasilitasi orang-orang kreatif di Sukabumi Raya.

 

Pelatihan Kemasan dan Branding Produk untuk Home Industry

Ke depan, Prodi DKV NPU akan memperbanyak kerja sama dengan pihak pemerintah daerah dan pusat dalam bidang ekonomi kreatif. Pada 2017 dan 2018 ini, diungkapkan Arif Johari, pihaknya sudah mulai merintis dan melakukan kerja sama, deng­an menggelar pelatihan pembuatan kemasan bagi para pelaku home industry di Sukabumi.

ARIF JOHARI
Dosen dan Kepala Prodi DKV Universitas Nusa Putra

Selain memberikan pelatih­an pembuatan kemasan, DKV NPU juga membuka diri bagi para pelaku  home industry untuk mengikuti kepelatihan mengenai branding produk.

“Kami juga akan malaksanakan seminar nasional pada 5 Mei 2018 yang akan datang dengan menghadirkan visualizer atau disainer kemasan Djarum Coklat, sehingga peserta dapat belajar dari mulai proses krea­tif, client management, hingga produksi sebuah kemasan produk.

Ini merupakan langkah awal kami untuk berkontribusi membangun Suka­bumi,” ujar Arif di ruang kerjanya di Kampus NPU.

 

Profil, Peluang Kerja, dan Target DKV Universitas Nusa Putra

Program Studi Disain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Nusa Putra (NPU) berdiri semenjak empat tahun silam. Sejak didirikan, prodi ini sudah menghasilkan lulusan dan 100% sudah terjun di dunia kerja. Mereka yang terjun di dunia kerja, antara lain sebagai disainer dan visualizer. Namun demikian, ada juga yang mendirikan usaha sendiri seperti creative designer atau konsultan disain, hingga berprofesi sebagai make up artis.

Lulusan DKV NPU berhak menyandang gelar akademik Sarjana Desain (S.Dn), dengan peminatan bidang keahlian:

  1. Disain Grafis; Menghasilkan Sarjana Disain yang mampu menghasilkan karya seni dan disain untuk berbagai media cetak, elektronik dan media online.
  2. Animasi dan Film; Menghasilkan Sarjana Disain yang mampu membuat video, movie dan motion pictures berkualitas, baik dari segi suara, pencahayaan, angle, dan cerita untuk kebutuhan dunia movie dan film mulai dari advertising agency, production house, broadcast TV media, dan online media.
  3. Multimedia; Menghasilkan Sarjana Disain yang mampu membuat disain multimedia interaktif dengan kemampuan pada sisi artistik visual, gameplay dan interaktivitasnya, serta mampu membuat tahapan-tahapan perancangan produk multimedia dari pra produksi, produksi, hingga pascaproduksi.

Dijelaskan Arif Johari, Visi Prodi Disain Komunikasi Visual Universitas Nusa Putra  adalah mampu menciptakan lulusan yang unggul dan sanggup bersaing di kancah global dengan kekuatan lokal genius dengan karakteristiknya.

Sedangkan misinya, menguasai teknologi, baik manual maupun digital, serta mampu menciptakan media komunikasi visual yang sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan zaman.

Sedangkan, saat disinggung soal targetnya ke depan, dengan yakin iya menjawab jika target prodinya adalah meraih Akreditasi A. “Berbicara soal target, target jangka panjang Prodi Disain Komunikasi Visual Universitas Nusa Putra adalah mampu meraih Akreditasi A pada tahun 2023,” pungkasnya menutup perbincangan dengan Radar Sukabumi.

 

Pindah Kuliah karena DKV NPU Miliki Nilai Lebih

Ferdiansyah Feisal namanya, ia lahir di Sukabumi pada 28 Desember 1998. Ferdiansyah adalah salah seorang Mahasiswa Program Studi Disain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Nusa Putra (NPU) semester 6.

“Sebelumnya saya sempat kuliah Jurusan Vidiografi di salah satu universitas di Sukabumi juga, namun jurusan tersebut lebih ke pendidikan. Ketika saya tahu ada Prodi DKV di Universitas Nusa Putra, dengan jurusan DKV yang ilmu vidiografi dan fotografinya lebih ke dunia hiburan, saya memutuskan pindah kuliah,” jelas Ketua Himpunan Mahasiswa DKV (HIMDKV)NPU tersebut.

Ferdiansyah Feisal
Mahasiswa Program Studi Disain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Nusa Putra (NPU) semester 6.

Diakui remaja yang hobi mengenakan topi itu, ia tertarik pindah kuliah karena di Prodi DKV NPU lebih menjuruskan  mahasiswanya sesuai fokus konsentrasi yang disukainya, disain digital.

Selain kuliah, untuk semakin mengasah hobinya, ia juga aktif berkegiatan di luar kampus, seperti mengikuti event grafiti, menggambar, hingga berkegiatan sosial bersama komunitas-komunitas kreatif di Kota dan Kabupaten Sukabumi, seperti Komunitas Seni Rupa (KSR), dan Sukabumi StreetArt.

Berbicara soal cita-cita, Ferdiansyah mengaku berkeinginan bisa bekerja di stasiun televisi, menjadi sutradara film, atau berkecimpung di dunia vidiografi.

Hal tersebut tentu bukanlah sebuah angan-angan di siang bolong, karena meskipun masih menyandang status mahasiswa, namun Ferdiansyah telah sukses menyabet berbagai penghargaan di bidang yang digelutinya.

Beberapa penghargaan yang pernah diraihnya antara lain, Juara Harapan 1 pada ajang Film Pendek Tingkat SMA/SMK se-Kota Bogor, Sutradara Film Remaja se-Kota Bogor, dan Finalis Ujang Eneng Sukabumi pada tahun 2014 lalu.

Selain itu, Ferdiansyah juga aktif berorganisasi, antara lain ia pernah menjadi Ketua Komunitas Stand Up Sukabumi periode 2012-2015, Anggota Kementrian Luar Negeri di Badan Eksekutif Mahasiswa UMMI periode 2014-2015, dan Anggota Divisi Infokom dan Advokasi BEM Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Nusa Putra (kini Universitas Nusa Putra 2015-2016).

Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris HIMDKV NPU periode 2016-2017, dan Ketua HIMDKV NPU 2017-2018. Kini, Ferdiansyah tercatat sebagai Ketua UKM Jurnalistik periode 2016 hingga sekarang.

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close