AdvetorialPemkab Sukabumi

Tahun Ini, DP3A Targetkan Anugerah Tingkat Utama

SUKABUMI – Empat Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kabupaten Sukabumi mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) pendataan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) di Hotel Pangrango, Selabintana, Kecamatan Sukabumi, Selasa (10/4) lalu.

Kegiatan ini untuk membahas peningkatan komitmen dan kebijakan dalam implementasi program pengarusutamaan gender (PUG) supaya lebih terintegrasi dimasing-masing perangkat daerah.

Sehingga tujuannya pada 2018 ini, wilayah Kabupaten Sukabumi dapat meraih anugerah Tingkat Utama dari APE 2018.

Sekertaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, Albani Nasution mengatakan, APE merupakan suatu penghargaan terhadap prakarsa dan prestasi yang dicapai dalam menunjukan kondisi kesejahteraan orang lain yang berkaitan dengan pencapaian kesejahtraan gender pemeberdayaan perempuan dan perlindungan anak di daerah Kabupaten Sukabumi.

Sementara dalam penerimaan APE ini, terdapat tiga kategori. Yakni tingakat pertama (pemula), tingkat madya (pengembang) dan tingkat utama (peletakan dasar dan berkelanjutan).

“Kabupaten Sukabumi ini, pada 2016 berhasil mendapatkan penganugrahan tingkat madya. Mudah-mudahan, dengan Bimtek pendataan APE ini, kita bisa naik tingkat menjadi anugrah tingkat utama,” jelas Albani kepada Radar Sukabumi, Selasa (10/4).

Ketua Pelaksana Kegiatan, Sasmita yang juga sebagai Kepala Seksi (Kasi) Kesetaraan DP3A Kabupaten Sukabumi mengatakan, Bimtek pendataan APE dilakukan untuk memudahkan koordinasi dengan lintas sektor PUG dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender pada pembangunan yang manfaat bagi seluruh warga Kabupaten Sukabumi.

Seorang narasumber saat memberikan materi pada kegiatan Bimtek APE di Hotel Pangrango, Selabintana, Kecamatan Sukabumi.

“Selain itu, Bimtek pendataan APE ini untuk memudahkan koordinasi lintas sektoral terkait peraihan APE 2018,” jelasnya.

Ia menambahkan, APE dapat dinilai dari tujuh komponen. Yaitu komitmen, kebijakan, kelembagaan, sumber daya manusia dan anggaran, alat analisi gender, data gender dan partisipasi masyarakat. Untuk itu ia berharap, dalam Bimtek tersebut seluruh OPD yang hadir dapat menyimak secara seksama.

“Pada Juli sampai September 2018, kita akan mulai melakukan input data. Sementara untuk penganugerahannya akan diselenggarakan pada Desember 2018 mendatang,” pungkasnya. (cr13/d)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close