KABUPATEN SUKABUMISUKABUMI

Lalin Cibadak Nyaris Lumpuh

CIBADAK – Hampir sepuluh jam, arus lalu lintas di Utara Sukabumi terganggu, kemarin. Penyebabnya, trailer pengangkut pupuk mogok di ruas jalan Karangtengah, Kecamatan Cibadak. Untuk mengurai tumpukan kemacetan, polisi pun terpaksa menggunakan sistem buka tutup, namun antrean kendaraan tak bisa dihindari sampai mengular beberapa kilometer.

Pantauan Radar Sukabumi, antrean kendaraan ini mulai terjadi di perlintasan Kampung Kadupugur, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan sampai perlintasan Pamuruyan, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak.

Adapun insiden ini berawal dari trailer bernopol H 1805 EP yang dikemudikan Rohim (23), bermaksud masuk gudang pupuk penyangga milik PT Petrokimia Gresik di daerah Karangtengah, Kecamatan Cibadak.

Kendaraan raksasa ini melaju dari arah Jakarta. Saat hendak masuk gudang, tiba-tiba mesin kendaraan mati. Padahal, seluruh badan jalan nyaris tertutup awak trailer ini.

Kepada Radar Sukabumi, Rohim mengaku kaget saat kendaraanya mati mendadak saat hendak belok ke arah pintu gerbang gudang. Padahal sebelumnya, kondisi kendaraan berfungsi secara normal. “Saya mau belok ke arah pintu gudang, baru juga di tengah jalan, mesin kendaraan tiba-tiba mati. Ini kejadiannya sekitar pukul 02:00 WIB,” akunya, selasa (10/4).

Setelah berusaha memperbaiki mesin namun tak kunjung juga normal, dirinya langsung meminta bantuan karyawan gudang untuk membantu memperbaiki kondisi trailer yang kendarainya itu.

Namun karena kerusakannya cukup fatal, ia pun terpaksa harus meminta bantuan mekanik seraya menunggu beberapa jam. “Starternya rusak Pak, jadi enggak bisa difungsikan. Herannya saat diperiksa, aki dalam kondisi bagus. Saya juga bingung,” terangnya.

Akibat kemacetan yang cukup panjang ini, sejumlah pengendara lain mengeluh. Bahkan, angkutan kota Cisaat-Cibadak terpaksa mogok beroperasi.

“Yang pastinya ini sangat mengganggu kami selaku pengguna jalan, sudah jelas di jalur utara ini sering macet, ditambah lagi mobil gede mogok, ya otomatis kemacetan jadinya semakin parah. Seharusnya pemilik angkutan bisa memastikan kondisi armadanya berfungsi dengan baik,” keluh pengguna jalan, Waldi Sukma (23).
Ibrahim (60), warga sekitar mengungkapkan, sejak Selasa (10/4) dini hari, arus lalu lintas dari kedua arah ini terganggu. Dampaknya, antrean kendaraan panjang pun tak bisa dihindari. “Dari subuh sudah macet. Untung saja ada polisi yang mengatur lalu lintas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Polres Sukabumi, Ipda Dodi Irawan menambahkan, untuk mengurai kemacetan akibat mogoknya trailer ini, pihaknya menurunkan sedikitnya sepuluh petugas. “Arus lalu lintas dari kedua arah tetap berjalan, kami menggunkan sistem buka tutup,” singkatnya. (cr15/d)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close