CIANJUR

Bikin Resah Sedesa

CIANJUR – Keberadaan lebah atau tawon menjadi ancaman warga Desa Sukamanah, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur.

Kini warga merasa resah sebab sewaktu-waktu bisa diserang mahluk kecil berbisa tersebut.

Sarang tawon berukuran besar berdiameter satu kali 60 centimeter menempel di rumah milik Eti (60), warga setempat yang sudah lama. Warga sendiri baru mengetahui keberadaanya sekitar dua bulan lalu.

Bahkan warga menduga jika sarang tawon itu awalnya hanya kotoran atau sarang semut biasa, tapi ternyata itu sarang tawon.

”Kaget juga, hingga sampai saya melaporkan ke pihak desa. Kini masih belum bisa dimusnahkan, khawatirnya kalau dibiarkan terlalu lama akan mengancam keselamatan warga selain keluarga di rumah,” kata Eti, Jumat (23/3/2018).

Pihak desa setempat membenarkan ada laporan dari warga dan sudah disampaikan ke beberapa dinas terkait seperti pihak kecamatan yang diarahkan langsung ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur.

”Setelah itu dari BPBD kami disuruh minta bantuan ke Dinas Kehutanan dan Perkebunan (DKP) Kabupaten Cianjur, dan terakhir ke Perhutani KPH Kabupaten Cianjur,” kata Kepala Desa Sukamanah, Unang Basuki Rahmat.

Dia menyebutkan, pihaknya bersama warga juga mengusahakan bagaimana solusi terbaik untuk memusnahkan sarang tawon tersebut. Namun hingga kini masih belum juga bisa dilakukan.

”Ada ribuan tawon di sarang itu, saya juga khawatir harus bagaimana. Soalnya tidak bisa menyingkirkan caranya bagaimana,” ungkap Unang diamini beberapa perangkat desa lainnya.
(radar cianjur/mat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close