KABUPATEN SUKABUMI

Tiga Calon Putri Nelayan Mundur

PALABUHANRATU – Belum juga bertanding, tiga kontestan Puteri Nelayan Palabuhanratu ke-58 memutuskan untuk mundur. Ketiganya beralasan, jadwal ujian sekolah ‘bentrok’ dengan jadwal kegiatan perhelatan pemilihan puteri nelayan.

“Iya betul, mereka mundur karena jadwalnya bentrok dengan ujian sekolah. Kami juga memaklumi itu,” kata Ketua Panitia Pemilihan Putri Nelayan Palabuhanratu ke-58, Nurlela saat dikonfirmasi Radar Sukabumi di Gedung Informasi Centre Geopark Ciletuh Palabuhanratu, kemarin (6/3).

Nurlela mengatakan, semua peserta yang mengikuti pemilihan puteri nelayan ini berjumlah 25 orang. Dengan adanya peserta yang mundur, maka dipastikan sisanya 22 peserta lagi. Dari semua kontestan yang ada, mereka menyatakan kesiapannya untuk mengikuti setiap proses dalam memperebutkan ajang bergengsi ini.
Diakui Nurlela, kontestan sebanyak itu sudah mulai diberikan arahan. Panitia membaginya kepada dua sesi. Sesi pertama ada 16 kontestan yang mengikuti foto shoot. Sementara sisanya bakal digelar pada pekan depan.

“Agenda proses pemilihan puteri neayan ini kita sesuaikan dengan jadwal sekolah peserta. Kita juga tidak mau gara-gara ikut ajang ini, sekolahnya terbengkalai. Makanya, kontes puteri nelayan kita saat ini beda dengan tahun sebelumnya,” paparnya.

Pada agenda mendatang, para kontestan ini akan diikutsertakan sebagai penerima tamu diajang ulang tahun Satpol PP Kabupaten Sukabumi. Selain itu, para calon puteri laut kidul juga akan berkunjung ke Inna Samudera Beach Hotel (ISBH).

Sebelum masuk masa karantina dan grand final, kontestan juga dikenalkan dengan sanggar seni, HNSI, nelayan dan hasil olahan nelayan.

“Pemenang nantinya akan jadi duta wisata Sukabumi dan kelautan. Dia dituntut bisa bicara di hadapan publik soal potensi wisata dan kelautan di Sukabumi,” imbuhnya.

 

(ryl)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close