SUKABUMI

Produk Sawit Terus Digenjot,Ini Alasannya

Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit, Dono Boestami menerangkan kelapa sawit menyumbang devisa sebesar Rp 240 triliun tiap tahun. Lebih besar daripada sektor pariwisata dan migas. Sebagai sektor strategis serta padat karya, diperlukan riset berkala untuk menjaga keberlanjutan sektor kelapa sawit.

“Riset dan pengembangan salah satu mandat penyaluran dana, untuk mengembangkan industri sawit yang maju diperlukan riset yang inovatif dan kreatif,” kata Dono di Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/2).

Acara pekan riset sawit Indonesia 2018 merupakan program unggulan. Dilaksanakan secara reguler guna mengembangkan research center BPDP Kelapa Sawit. “Tujuan riset ini untuk meningkatkan produktivitas atau efisiensi, peningkatan aspek suistainability, dan mendorong penciptaan produk atau pasar baru,” tuturnya.

Hasil riset tersebut nantinya akan dimanfaatkan baik oleh industri, pemerintah maupun oleh petani. Sementara itu, ruang lingkup riset terdiri dari lingkungan, oleokimia dan biomaterial, bioenergi, pangan dan juga kesehatan.

(uji/JPC)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close