BEKASI

Sungai Meluap, Akses Warga Terputus

BEKASI – Warga Kampung Penombo, Desa Pantai Harapanjaya, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, terisolasi. Pasalnya, sejak Rabu (7/2/2018) malam jalan utama di kampung tersebut terendam banjir.

Air luapan dari Kali Ciherang juga merendam ratusan rumah. Aktivitas warga pun lumpuh.

Aseng (49), warga Kampung Penombo mengatakan, sejak ketinggian air naik, akses terputus. Jalan utama di desa tersebut terendam banjir hingga sepanjang lebih dari 200 meter.

“Sudah dua hari sama hari ini air naik. Jalan jadi terputus, untungnya aliran listrik tidak mati,” katanya kepada Pojokjabar.com.

Banjir yang terjadi hari ini, menurut Aseng belum seberapa. Karena jika turun hujan, maka ketinggian banjir akan semakin parah.

“Sekarang banjir tingginya sepinggang. Kalau ditambah hujan, bisa sampai seleher orang dewasa tinggi airnya,” katanya.

Warga Kampung Penombo sudah terbiasa dengan banjir. Karena desa yang berlokasi di pesisir laut ini sudah menjadi langganan banjir.

“Ya warga biasa aja, emang udah langganan, namanya juga pesisir, tapi banjirnya sekarang ini bisa makin parah soalnya sekarang juga musim hujan,” katanya.
(enr/pojoksatu)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close