DERMAWAN

Di Pilwalkot, Paslon Dermawan Targetkan 150 ribu Suara

SUKABUMI— Strategi dan pemetaan politik pemenangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Dedi R Wijaya dan Hikmat Nuristawan nampaknya sudah mulai diluncurkan. Pasangan yang dikenal sebutan Dermawan ini menargetkan raihan suara sebanyak 150 ribu suara.

“Ya sebagai target pasangan Dermawan targetkan sebanyak 150 ribu atau hampir sekitar 50 persen lebih dari jumlah pemilih. Itu target atas kami, kalau target bawah sih 70 ribu juga sudah bisa menang,” ujar bakal calon Walikota Sukabumi, Dedi R Wijaya usai memperingati HUT Gerindra ke 10 tahun di DPC Gerindra Kota Sukabumi, kemarin.

Raihan suara sebanyak 150 ribu itu tentunya bukan isapan jempol belaka. Partai koalisi Gerindra dan Hanura berserta tim relawan pasangan Dermawan ditargetkan mendapatkan pemilih yang pasti untuk memenangkan pasangan Dermawan.

“Partai Hanura dan Gerindra mentargetkan 12.500 pemilih sedangkan tim relawan Dermawan sebanyak 5 ribu pemiliha sehingga totalnya mencapai 30 ribu pemilih yang siap memenangkan pasangan Dermawan. Dari 30 ribu pemilih itu jika dihitung kecil saja 1 orang meraih 5 suara saja jadi 150 ribu suara,” terangnya.

Hal tersebut tentunya bisa tercapai oleh pasangan Dermawan, apalagi saat ini seluruh elemen partai ataupun relawan sedang bergerak di tengah masyarakat. “Mereka sudah bergerak meyakinkan masyarakat bahwa pasangan Dermawan ini bisa menjadi pemimpin yang amanah memberikan perubahan untuk Kota Sukabumi,” ujarnya.

Sementara itu, berkaitan dengan HUT Gerindra yang ke 10 tahun kata Dedi Gerindra khususnya di Kota Sukabumi bisa makin solid dan besar untuk menyongsong segala pesta demokrasi yang digelar saat ini seperti Pilwalkot, Pilgub, pileh dan Pilpres 2019 nanti. ” Makin solid, makin besar bertambah yakin bisa menjemput kemenangan di Pileg dan ketua Umum Gerindra, pak Prabowo menjadi presiden,” tegasnya.

Dedi juga berpesan kepada agar di Pilwakot kali ini, kader gerindra untuk tetap patsun apa yang menjadi keputusan ketua Umum gerindra. Apapun keputusannya, kader harus menjalankannya dengan penuh tanggung jawab dan berbesar hari tetap kompak dan solid, menghindari perbedaaan konflik, kepentingan pribadi dan golongan demi kepentingan partai Gerindra dan masyarakat

. ” Baik itu di pilkada Jabar ataupun di Pilwalkot, Gerindra yang merupakan partai komando harus tetap patsun dan kompak,” pungkasnya. (bal)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close