KABUPATEN SUKABUMISUKABUMI

Anjing Liar Serang Bocah Asal Cikembar

SUKABUMI – Peristiwa penyerangan anjing liar terhadap manusia kembali terjadi di Sukabumi. Kali ini dialami Gugum Gumelar, seorang bocah berusia 10 tahun asal Kampung Jaya Bakti, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Peristiwa ini terjadi empat hari silam. Namun hingga Kamis pagi (11/1), Gugum masih terkulai lemas. Kondisi tubuhnya terserang panas akibat gigitan anjing di kaki kirinya. Luka sobek di bawa mata kakinya masih terlihat meski telah diobati.

Menurut Yeni (39), ibunda Gugum, musibah terjadi ketika anaknya itu hendak pergi ke mushola untuk mengaji bersama sejumlah teman-teman sekampungnya. Ditengah perjalanan, Gugum terpeleset karena jalan tanah di daerah tersebut sedikit licin setelah diguyur hujan.

Saat tubuhnya ambruk mencium permukaan tanah, tiba-tiba saja seekor anjing langsung menyerang dan menerkam ke arah Gugum. Bocah yang masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar itu tidak sempat mengelak hingga akhirnya kaki bagian kiri terkena gigitan anjing.

Akibat kejadian itu, kulit yang tepat dibawah mata kaki kiri Gugum engalami luka sobek. Karena khawatir terinfeksi rabies, Gugum sempat dibawa berobat. “Tidak sampai dirawat inap, tapi hanya berobat saja. Sejak kejadian itu kodisi kesehatan anak saya terus menurun,” ujar Yeni.

Saat ini Gugum hanya bisa terbaring lemah di kamarnya. Yeni mengaku merasa khawatir jika kesehatan anaknya itu kian hari kian memburuk. “Di daerah ini banyak anjing yang berkeliaran, sebagian ada yang sengaja dipelihara warga untuk menjaga kebun. Tidak jarang hewan-hewan tersebut menggangu warga, terutama anak-anak,” ujar.

Pada pertengahan 2017 silam, peristiwa serupa juga terjadi di Kecamatan Cikembar. Dalam satu hari, sebanyak lima orang warga dari dua kampung di Desa Kertaharja, Kecamatan Cikembar jadi korban gigitan anjing liar . Kejadian ini memaksa aparat kepolisian setempat melakukan perburuan terhadap hewan tersebut. (*)

Baca juga : Anjing Penyerang Bocah di Cikembar Diduga Terinfeksi Rabies

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close